3 Jenis Hamster yang Umum Dipelihara di Rumah

Apakah di sini semuanya pecinta hewan? Jika ya, hewan apa yang menurutmu paling lucu dan layak untuk dipelihara? Nah, hewan yang paling umum dijadikan peliharaan oleh manusia adalah kucing dan anjing. Keduanya hewan yang lucu dan bisa didapatkan dengan mudah di toko-toko hewan peliharaan.

Jika kedua binatang itu terlalu umum bagimu, maka kamu bisa mencoba memelihara hewan lainnya yang juga sangat lucu. Sebut saja salah satunya hamster. Si lucu dan menggemaskan bertubuh mungil ini adalah sejenis hewan pengerat mirip tikus (bukan tikus gorong-gorong ya wkwkwk).

Ada banyak spesies hamster di dunia ini dan tersebar hampir di setiap negara. Umumnya hanya ada tiga jenis hamster yang biasa dijual di toko hewan peliharaan, yaitu hamster Syiria, hamster Kerdil, dan hamster China. Berikut adalah sedikit bahasan singkatnya.

Jenis-Jenis Hamster Peliharaan

Di dunia ini terdapat beberapa jenis hamster peliharaan yang populer, di antaranya adalah:

1. Hamster Syiria

Sumber: Pixabay

Dikenal juga dengan hamster emas, hamster teddy bear, atau hamster mewah, hamster Syiria atau Suriah adalah salah satu jenis hamster yang paling populer dijadikan hewan peliharaan kecil. Hamster Syiria mudah dijinakkan dan diurus, bahkan oleh anak-anak sekalipun.

Hamster ini berasal dari daerah gersang di Suriah utara dan Turki selatan di mana populasi liarnya sudah dianggap “rentan”. Namun, pada 1930-an, proses pembiakan yang sukses dipelopori oleh dokter Eropa yang menggunakan mamalia kecil tersebut sebagai subjek uji hewan.

Saat ini, operasi pengembangbiakkan hewan peliharaan yang sukses di Amerika Serikat telah menjadikan hamster ini sebagai salah satu spesies hewan yang paling banyak tersedia di toko-toko hewan peliharaan.

Hamster Suriah adalah salah satu hewan paling soliter di alam liar, sehingga mereka harus selalu ditempatkan sendirian. Hamster ini lebih menyukai kandang yang besar agar mereka dapat berlari dan bermain (minimal 60 cm kali 30 inci, dan tinggi setidaknya 30 cm).

Kandang hewan ini bisa dibuat dari kawat, plastik, atau akuarium kaca standar dengan penutup jala yang pas. Kamu perlu menambahkan peralatan main mereka termasuk roda olahraga, mainan terowongan untuk bersembunyi, jembatan, dan balok kunyah kayu untuk kebersihan dan perawatan gigi.

Hamster juga menyukai tempat-tempat persembunyian sehingga mereka bisa meringkuk di sudut dan tidur. Untuk alas tidurnya, gunakan bahan seperti serutan aspen, jerami, atau kertas parut. Hamster akan senang menumpuk tempat tidurnya untuk membuat tempat yang aman untuk meringkuk.

  • Catatan: Hindari penggunaan kain berbahan katun karena bisa berbahaya bagi hamster.

Untuk makanan hamster Syiria ini adalah kacang-kacangan, padi-padian, dan biji-bijian dengan suplemen buah dan sayuran yang tersedia di toko hewan peliharaan. Kamu juga bisa sesekali memberi makan mereka serangga-serangga kecil untuk tambahan protein (hamster adalah hewan omnivora)

Selalu sediakan sumber air bersih untuk mereka dan pastikan untuk menggantinya setiap hari, baik menggunakan mangkuk atau botol.

2. Hamster Kerdil

Sumber: Wikimedia Commons

Istilah “hamster kerdil” mengacu pada beberapa spesies hamster kecil yang cocok dijadikan hewan peliharaan. Hamster jenis ini lebih sosial, lebih teritorial, dan senang berkembang berpasangan atau berkelompok kecil.

Mereka juga mudah ditangani, menyenangkan untuk dilihat-lihat, serta membutuhkan sedikit perawatan, selain makanan dan air, kandang yang bersih, dan peralatan untuk bermain-main. Hamster kerdil dikenal suka menggigit, tetapi mereka dapat dilatih untuk tidak menggigit dengan penanganan yang hati-hati.

Habitat hamster kerdil haruslah besar yang memungkinkan mereka untuk bergerak secara maksimal. Kandang mereka harus anti bocor – terbuat dari kaca, plastik, atau logam dengan dasar yang kokoh dan bagian atas yang terbuka.

Untuk tempat tidur, sediakan kertas abon atau serutan kayu keras ukuran 2 hingga 5 cm. Hindari penggunaan produk yang terbuat dari kayu pohon cemara karena dapat meracuni hewan kecil tersebut.

Ganti tempat tidur mereka seminggu sekali sambil membersihkan dan mendisinfeksi habitat dan mengeringkan area-area basah setiap harinya. Karena gigi hamster tumbuh terus menerus, berikan mereka potongan-potongan kayu agar bisa terus mengunyah.

Makanan utama hamster kerdil adalah lab block yang mengandung nutrisi dan vitamin lengkap yang mereka butuhkan. Sejumlah kecil biji-bijian, sayuran, dan buah juga bisa kamu berikan.

Makanan tambahan tidak boleh lebih dari 10 persen dari total diet harian hamster untuk memastikannya mendapatkan nutrisi yang benar agar tetap sehat. Pastikan juga untuk memberi minum mereka dengan air yang bersih dan bebas klorin setiap harinya. Sayuran dan buah apa pun yang tidak dimakan dalam 24 jam harus dibuang.

3. Hamster China

Sumber: Wikipedia

Hamster China bukanlah hamster kerdil sejati, tetapi mereka memiliki ukuran yang mirip dengan hamster kecil lainnya. Seperti namanya, mereka berasal dari kawasan China dan Mongolia di Asia Timur. Hamster jenis ini biasanya tidak dibiakkan sehingga sulit ditemukan di toko hewan peliharaan.

Warna alami hamster China adalah agouti (rambut dibalut dengan warna-warna terang dan gelap) dengan warna coklat tua di bagian belakang, garis punggung hitam (sepanjang tulang belakang), dan perut berwarna gading.

Mereka adalah hewan peliharaan yang lucu yang mudah dirawat dan juga mudah diberi makan. Karena ukurannya yang kecil, kamu harus teliti dalam merawatnya agar mereka tidak kabur.

Hamster China biasanya aktif di malam hari, tetapi mereka juga aktif untuk waktu yang singkat di siang hari. Mereka agak pemalu tetapi umumnya baik hati dan jarang menggigit. Akuarium mungkin menjadi pilihan yang lebih aman untuk tempat tinggal hewan pengerat kecil ini.

Walaupun bertubuh mungil, kandang hamster China harus cukup besar agar mereka bisa aktif. Jika tidak mereka bisa stress dan mengunyah apapun yang bisa mereka gigit. Jika mereka tidak menunjukkan tanda-tanda agresif satu sama lain, mereka boleh ditempatkan bersama.

Perawatan dasar untuk hamster China hampir sama dengan hamster-hamster yang sudah dijelaskan di atas. Soal makanan, beri mereka makanan hamster berkualitas yang bisa kamu tambah dengan sejumlah kecil makanan segar termasuk sayuran. Makanan kecil lain seperti kacang, buah, sereal, dan biskuit dapat ditawarkan untuk membantu hamster kecil tersebut menjadi jinak.

Masa Hidup Hamster

Berbagai jenis hamster memang memiliki rentang hidup yang sedikit berbeda. Akan tetapi, semua varietas tampaknya hidup selama kurang lebih 2 tahun.

  • Hamster Suriah: 2 hingga 3 tahun
  • Hamster Kerdil Campbells Rusia: 1,5 hingga 2 tahun
  • Hamster Kerdil Putih Musim Dingin Rusia: 1,5 hingga 2 tahun
  • Hamster Roborovski: 3 hingga 3,5 tahun
  • Hamster China: 2,5 hingga 3 tahun

Ukuran dan Habitat

Varietas hamster yang berbeda-beda memiliki kisaran ukuran fisik yang cukup signifikan. Kamu harus mengetahui hal ini agar dapat menyesuaikan tempat tinggal mereka jika sudah siap memeliharanya.

  • Hamster Suriah: 15-18 cm
  • Hamster Kerdil Campbells Rusia: 10 cm
  • Hamster Kerdil Putih Musim Dingin Rusia: 8-10 cm
  • Hamster Roborovski: sekitar 5 cm
  • Hamster China: sekitar 10 cm

Kandang hamster-hamster ini harus cukup besar, aman, dan mudah dibersihkan. Untuk pertanyaan-pertanyaan seputar jenis hamster lain dan kebutuhan perawatan khususnya, kamu dapat bertanya kepada orang-orang di toko hewan peliharaan atau dokter hewan (terutama masalah kesehatan hamster).