Perbedaan Air Tanah dengan Air Permukaan

oleh Gurunakal

Air yang terdapat di Bumi umumnya dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu air permukaan (surface water) dan air tanah (ground water). Di bawah ini adalah bahasan singkat mengenai perbedaan air tanah dengan air permukaan.

Air Permukaan

Seperti namanya, air permukaan adalah air yang terdapat di permukaan Bumi. Air permukaan dapat ditemukan di danau, sungai, dan waduk.

Air permukaan sangat penting untuk keberlangsungan hidup manusia, hewan, dan tumbuhan. Beberapa kegunaan utama air permukaan adalah sebagai air minum dan untuk irigasi.

Air permukaan biasanya tidak memiliki kandungan mineral yang tinggi. Selain itu, air permukaan juga lebih banyak terpapar kontaminan yang berbeda, seperti kotoran hewan, pestisida, insektisida, limbah industri, ganggang dan banyak bahan organik lainnya.

Bahkan air permukaan yang ditemukan di aliran sungai yang masih asri dapat terkontaminasi oleh kotoran hewan liar, hewan mati di hulu atau pembusukan lainnya.

Jadi, jika kita hendak mengkonsumsi air permukaan, kita harus memastikan bahwa air tersebut bersih dari kontaminan dan bebas bakteri dengan memasaknya terlebih dahulu hingga suhu yang ditentukan.

Air Tanah

Sementara itu, air tanah adalah air yang terdapat di bawah tanah. Air tanah tersimpan di ruang-ruang di antara partikel-partikel batu. Untuk mendapatkan air tanah kita harus mengebor sumur dalam dan memompanya keluar.

Air tanah perlahan-lahan bergerak di bawah tanah, umumnya pada sudut ke bawah (karena gravitasi), dan pada akhirnya mungkin meresap ke sungai, danau, dan lautan.

Air tanah adalah bagian penting dari siklus air. Air tanah adalah bagian dari presipitasi yang merembes melalui tanah sampai mencapai material batuan yang jenuh dengan air.

Ada banyak sumber yang mengisi ulang pasokan air tanah, termasuk hujan yang merembes ke dalam tanah, sungai yang menghilang di bawah tanah dan salju yang mencair.

Karena banyak sumber resapan, air tanah dapat mengandung salah satu atau semua kontaminan yang ditemukan di air permukaan serta mineral terlarut yang diambil di bawah tanah.

Namun, air tanah umumnya mengandung lebih sedikit kontaminasi daripada air permukaan karena batuan cenderung bertindak sebagai filter atau penyaring untuk menghilangkan beberapa kontaminan.

Karena lebih bersih dari air permukaan, air tanah lebih sering dikonsumsi di rumah-rumah. Orang-orang biasanya menimba air tanah dari dalam sumur dan memasaknya terlebih dahulu untuk membunuh bakteri dan kuman sebelum siap diminum.

Perbedaan Air Tanah dengan Air Permukaan

Di atas sebenarnya sudah dijelaskan secara rinci perbedaan antara air tanah dan air permukaan. Namun karena banyak yang benci merangkum, di bawah ini adalah rangkuman perbedaan kedua jenis air tersebut.

  • Air tanah ditemukan di dalam tanah, sementara air permukaan ditemukan di atas permukaan Bumi.
  • Air permukaan dapat langsung diambil. Sedangkan kita harus menggali sumur dan memompa atau menimba untuk mendapatkan air tanah.
  • Air tanah lebih bersih dari air permukaan karena air yang meresap ke dalam tanah melewati sejumlah lapisan batuan yang bertindak sebagai penyaring atau filter. Sedangkan air permukaan lebih mudah terkontaminasi sehingga umumnya lebih kotor.
  • Meskipun air tanah biasanya mengandung lebih sedikit kontaminan daripada air permukaan rata-rata, air tanah cenderung memiliki kandungan mineral yang lebih tinggi karena aksi pelarutan air.
  • Air permukaan sering disebut dengan air lunak sedangkan air tanah disebut air keras. Kandungan mineral adalah ukuran dimana kita mengklasifikasikan air sebagai “keras” atau “lunak.” Air keras mengandung sejumlah besar ion tertentu (terutama kalsium dan magnesium) sedangkan air lunak memiliki konsentrasi mineral yang lebih rendah.

Nah, itulah bahasan singkat mengenai perbedaan air tanah dengan air permukaan yang ditulis dari berbagai sumber. Semoga bahasan ini bisa membantu.

=> Baca juga yang ini <=

Tulis unek-unek