Benua Terluas di Permukaan Bumi Adalah?

oleh Gurunakal

Halo semuanya, bahasan kali ini membantu menjawab pertanyaan “Benua terluas di permukaan Bumi adalah?” Ayo perluas wawasanmu dengan membaca seluruh isi bahasan menarik ini. Namun sebelum berkelana lebih jauh, mari kita ketahui dulu apa yang dimaksud dengan benua.

Definisi Benua


Benua, seperti yang kita ketahui, adalah sebuah daratan yang sangat luas yang berada di permukaan Bumi. Total luas area semua benua di muka Bumi ini adalah 148.647.000 kilometer persegi, atau sekitar 29,1% dari luas keseluruhan permukaan Bumi.

Benua adalah sebuah daratan yang sangat luas yang berada di permukaan Bumi, mencangkup hampir 30% dari luas total permukaan Bumi.

Sebuah benua biasanya diidentifikasi berdasarkan kesepakatan daripada kriteria-kriteria baku. Kesepakatan itu membuahkan hasil berupa tujuh wilayah atau region yang umum dianggap sebagai benua. Model tujuh benua mungkin yang paling banyak diajarkan, namun ada cara lain untuk mengelompokkan negara ke dalam benua.

Benua terluas di permukaan Bumi adalah

Pembagian benua di muka Bumi menurut model tujuh benua
Sumber: Wikimedia Commons

Ketujuh benua yang ada di dunia ini adalah (dari yang terbesar) Asia, Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Antartika, Eropa, dan Australia. Menurut areanya, benua terluas di permukaan Bumi adalah Asia. Sedangkan Australia menjadi benua paling kecil di dunia.

Benua Terluas di Permukaan Bumi


Berikut ini adalah luas wilayah masing-masing benua (model tujuh benua) beserta jumlah penduduknya pada tahun 2020.

1. Asia

  • Area (km²): 31.033.131
  • Populasi (2020): 4.641.054.775
  • Kepadatan (per km²): 150
  • Persentase populasi dunia: 59,54%

2. Afrika

  • Area (km²): 29.648.481
  • Populasi (2020): 1.340.598.147
  • Kepadatan (per km²): 45
  • Persentase populasi dunia: 17,20%

3. Eropa

  • Area (km²): 22.134.900
  • Populasi (2020): 747.636.026
  • Kepadatan (per km²): 34
  • Persentase populasi dunia: 9,59%

4. Amerika Utara

  • Area (km²): 21.330.000
  • Populasi (2020): 592.072.212
  • Kepadatan (per km²): 28
  • Persentase populasi dunia: 7,60%

5. Amerika Selatan

  • Area (km²): 17.461.112
  • Populasi (2020): 430.759.766
  • Kepadatan (per km²): 25
  • Persentase populasi dunia: 5,53%

6. Australia/Oseania

  • Area (km²): 8.486.460
  • Populasi (2020): 42.677.813
  • Kepadatan (per km²): 5
  • Persentase populasi dunia: 0,55%

7. Antartika

  • Area (km²): 13.720.000
  • Populasi (2020): 0
  • Kepadatan (per km²): 0
  • Persentase populasi dunia: 0,00%

Catatan:

  • Rusia adalah bagian dari Eropa dan Asia. Dalam model tujuh benua sebenarnya, tidak selalu jelas di mana menempatkan Rusia. Dalam peta yang digambarkan di atas, Rusia dibagi menjadi dua bagian, yaitu Rusia Eropa dan Rusia Asia yang dipisahkan oleh garis Pegunungan Ural, dari sumber Sungai Ural hingga Kaukasus Besar dari Laut Kaspia ke Laut Hitam (merujuk pada definisi modern Eropa sebagaimana diutarakan oleh National Geographic Society). Namun, dalam daftar benua di atas, Worldometer sebagai acuan bahasan ini menempatkan Rusia di salah satu benua, yaitu di Eropa, dengan mengikuti klasifikasi PBB. Sekitar 75% dari populasi Rusia tinggal di benua Eropa. Di sisi lain, 75% wilayah Rusia terletak di Asia.
  • Australia adalah benua dengan luas wilayah paling kecil di dunia. Luas benua ini termasuk pulau-pulau yang berada di Samudra Pasifik (dikategorikan sebagai Oseania oleh kesepakatan dunia internasional), termasuk Papua Barat bagian Indonesia dan Papua Nugini (lihat peta di atas).

Model Benua


Setiap negara di dunia ini memiliki cara membedakan benua masing-masing, ada yang model lima benua, enam benua, dan tujuh benua. Berikut adalah beberapa model benua yang diajarkan di dunia.

  • Model tujuh benua: Asia, Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Antartika, Eropa, dan Australia/Oseania
  • Model enam benua (1): Asia, Afrika, Amerika, Antartika, Eropa, dan Australia/Oseania
  • Model enam benua (2): Eurasia, Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Antartika, dan Australia/Oseania
  • Model lima benua: Asia, Afrika, Amerika, Eropa, dan Australia
  • Model empat benua: Asia, Eropa, Afrika, Amerika

Dari keempat model benua di atas, yang paling banyak diajarkan adalah model tujuh benua. Beberapa catatan yang perlu diketahui dari model-model benua di atas antara lain sebagai berikut.

  • Istilah “Oseania” mengacu pada sekelompok negara pulau dan teritorial di Samudra Pasifik. Dalam model enam dan tujuh benua, kawasan Oseania bergabung bersama dengan benua Australia.
  • Pulau-pulau Pasifik dengan ikatan ke benua lain (seperti Jepang [Asia], Hawaii [Amerika Utara] atau Pulau Paskah [Amerika Selatan]) biasanya dikelompokkan dengan benua itu daripada Oseania. Istilah ini digunakan dalam beberapa model benua yang berbeda, bukan “negara” Australia.
  • Dua bagian Indonesia, yaitu Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat juga dimasukan dalam wilayah benua Australia (bukan negara ya, tapi “wilayah benua”) karena alasan-alasan tertentu (lihat gambar utama).

1. Model Tujuh Benua

Beberapa negara yang menggunakan model tujuh benua adalah Tiongkok, India, Filipina, negara-negara di Eropa Barat, dan sebagian besar negara-negara berbahasa Inggris, seperti Australia dan Kanada.

2. Model Enam Benua (1)

Model enam benua pertama ini digunakan di Prancis dan bekas koloni-koloninya, Italia, Portugal, Spanyol, Rumania, Amerika Latin, Yunani, dan beberapa bagian Eropa lainnya.

3. Model Enam Benua (2)

Model enam benua kedua ini digunakan di Rusia, Eropa Timur, dan Jepang.

4. Model Lima Benua

Penulis belum mengetahui negara mana saja yang menggunakan model lima benua. Model yang ini diketahui digunakan oleh organisasi internasional seperti Olimpiade dan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa).

Jika kamu pernah melihat bendera Olimpiade, di sana tergambar lima cincin yang saling bertautan. Lima cincin itu mewakili lima benua, yaitu Asia, Afrika, Amerika, Eropa, dan Australia.

5. Model Empat Benua

Ini mungkin akan menjadi pembagian yang tepat jika kita mengadopsi definisi yang ketat tentang benua di mana idealnya didefinisikan sebagai daratan besar yang dipisahkan oleh air.

Selain itu, kita harus mempertimbangkan kata “dipisahkan” hanya apa yang secara alami dipisahkan, tidak termasuk pemisahan yang dihasilkan dari Terusan Panama yang dibuat secara artifisial (yang memisahkan Amerika Utara dan Selatan) dan Terusan Suez (yang memisahkan Afrika dari Eurasia).

Di bawah model ini, empat benua di dunia yang dimaksud adalah Afro-Eurasia (atau Eurafrasia), Amerika, dan Australia (bukan Oseania, yang menggabungkan Australia dengan negara-negara kecil di Samudra Pasifik yang dipisahkan oleh air), dan Antartika.

Akan tetapi, model empat benua alternatif telah diperkenalkan pada awal abad ke-20. Keempat benua yang dimaksud adalah Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika.


Nah, itulah bahasan singkat mengenai benua yang ternyata cukup rumit daripada yang kita bayangkan selama ini. Dari data di atas kita mendapatkan dua fakta utama, yaitu:

  • Benua terluas di permukaan Bumi adalah Asia.
  • Australia/Oseania adalah benua dengan luas wilayah paling kecil di dunia.

Baca juga yang ini

Tulis unek-unek