Daur Hidup Semut yang Perlu Diketahui

oleh Gurunakal

Semut adalah hewan yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari. Bisa dipastikan setiap rumah kita dihuni oleh semut. Nah, di sini kita akan membahas daur hidup semut yang menarik untuk diketahui. Sebelumnya mari kita berkenalan dulu dengan binatang mungil yang satu ini.

Tentang Semut


Semut disebutkan telah menghuni Bumi selama lebih dari 100 juta tahun. Di dunia ini ada banyak sekali spesies semut yang telah diketahui. Jumlahnya diperkirakan sekitar 12.000 spesies dan ilmuan percaya masih banyak lagi spesies semut lain yang belum diketahui.

Daur Hidup Semut

Sumber: Wikimedia Commons (Lisensi Creative Commons)

Semut termasuk dalam filum Arthropoda karena memiliki exoskeleton dan kaki yang bersendi, kelas Insecta, ordo Hymenoptera, dan diklasifikasikan lebih lanjut ke dalam suku Formicidae.

Semut memiliki enam kaki seperti serangga lainnya. Tubuh hewan yang disebutkan berkerabat dengan tawon dan lebah ini terbagi menjadi tiga segmen, yaitu kepala, dada, dan perut.

Daur Hidup Semut


Semut adalah hewan yang berkoloni. Setiap koloni semut memiliki satu atau lebih ratu. Nah, ratu semut ini menjadi satu-satunya semut yang dapat bertelur. Dari sinilah daur hidup semut dimulai.

Semut mengalami proses metamorfosis atau perubahan bentuk sempurna, melalui empat tahapan yang berurutan: telur, larva, pupa atau kepompong, dan dewasa.

Berikut adalah daur hidup semut yang menarik untuk diketahui:

  • Kehidupan semut dimulai sebagai telur yang lunak, lonjong, dan berukuran sangat kecil seperti titik dalam sebuah tulisan. Tidak semua telur ditakdirkan untuk menjadi dewasa – beberapa dimakan oleh teman satu sarang untuk makanan tambahan.
  • Pada tahap selanjutnya, telur menetas menjadi larva berbentuk cacing tanpa mata atau kaki. Tugas utama larva adalah makan dan makan. Hasilnya, mereka tumbuh dengan cepat, berganti kulit antar ukuran.
  • Ketika larva cukup besar, ia bermetamorfosis menjadi pupa. Pupa lebih terlihat seperti semut dewasa, tetapi kaki dan antenanya terlipat di tubuh mereka. Mereka mulai berwarna keputihan dan secara bertahap menjadi lebih gelap. Pupa beberapa spesies semut memutar kokon untuk perlindungan, sementara yang lain tetap tidak tertutup, atau telanjang.
  • Akhirnya, pupa berubah menjadi dewasa. Semut dewasa muda sering kali warnanya lebih terang, tetapi menjadi gelap seiring bertambahnya usia. Pada tahap ini, semut tidak akan tumbuh lagi karena kerangka luar mereka mencegah mereka untuk tumbuh lebih besar.

Nah, proses perkembangan semut dari telur menjadi dewasa dapat berlangsung dari beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung pada spesies dan lingkungannya.

Sistem Sosial Semut


Tahukah kamu kalau semut memiliki sistem sosial dalam kehidupan mereka? Saat semut berada pada tahap dewasa, mereka terbagi ke dalam tiga kasta yang berbeda, yaitu ratu, jantan, dan pekerja.

  • Ratu adalah betina yang diberi makan lebih banyak sebagai larva dan berukuran lebih lebih besar dari pekerja. Ratu bertelur dalam satu koloni . Ratu awalnya memiliki sayap dan terbang untuk mencari pasangan, tetapi mereka merobeknya sebelum memulai koloni baru. Seekor ratu semut dapat hidup selama beberapa dekade dalam kondisi yang tepat.
  • Jantan memiliki sayap dan terbang untuk kawin dengan ratu. Mereka hidup hanya beberapa minggu dan tidak pernah membantu tugas-tugas koloni.
  • Pekerja adalah betina yang diberi makan lebih sedikit sebagai larva. Mereka tidak berkembang biak, tetapi melakukan pekerjaan lain, seperti merawat induk, membangun dan membersihkan sarang, dan mengumpulkan makanan. Pekerja tidak bersayap dan biasanya bertahan selama beberapa bulan.

Baca Juga


Referensi


  1. Holbrook, Tate (17 Desember 2009). “Individual Life Cycle of Ants” (dalam bahasa Inggris). Arizona State University School of Life Sciences Ask A Biologist. Diakses 18 Maret 2021.
  2. Life Cycle” (dalam bahasa Inggris). Harvard Forest. Diakses 18 Maret 2021.

Baca juga yang ini

Tulis unek-unek