Jelaskan Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus Pada Perdagangan dan Industri!

oleh gurunakal.com

Halo sahabat Gurunakal, bahasan kali ini membantu menjawab pertanyaan “Jelaskan mengapa negara Singapura lebih berfokus pada perdagangan dan industri!”. Ayo baca seluruh isi bahasan ini untuk memperluas wawasanmu.


Kita semua pasti sudah mendengar nama negara kecil yang kaya raya yang berdekatan dengan Batam ini. Ya, Singapura adalah salah satu tetangga Indonesia yang kaya dan makmur. Bahkan pendapatan rakyat Singapura adalah salah satu yang paling tinggi di dunia.

Bagaimana mungkin negara yang luasnya hampir sama dengan kota Jakarta ini bisa menjadi negara maju berpendapatan tinggi?

Jelaskan Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus Pada Perdagangan dan Industri

Lokasi Singapura di Asia Tenggara
Sumber: Wikimedia Commons

Salah satu alasannya adalah karena posisi Singapura yang sangat strategis. Negara pulau ini terletak di salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia, yakni Selat Malaka yang legendaris. Kondisi tersebut membuat Singapura menjadi bandar yang ramai dan pusat keuangan utama di kawasan Asia Pasifik.

Meskipun pasar domestiknya kecil dan kurangnya sumber daya alam, Singapura berhasil melewati krisis keuangan tahun 1997 dan 2008. Saat ini, ekonomi Singapura adalah salah satu yang paling stabil di dunia, tanpa hutang luar negeri, pendapatan pemerintah yang tinggi dan surplus positif yang konsisten.

Ekonomi Singapura terutama didorong oleh ekspor di bidang manufaktur dan mesin elektronik, layanan keuangan, pariwisata, dan pelabuhan kargo tersibuk di dunia.

Industri yang Menggerakkan Perekonomian Singapura


Sejauh ini, sektor manufaktur menjadi industri terbesar Singapura yang menyumbang 20% – 25% dari produk domestik bruto atau PDB tahunan negara itu. Kelompok industri utama dalam manufaktur Singapura meliputi produk elektronik, bahan kimia, ilmu biomedis, logistik, dan teknik transportasi.

Industri selanjutnya yang menopang perekonomian negara Singapura adalah industri jasa keuangan yang tumbuh stabil karena lingkungan yang pro-bisnis dan stabilitas politik Singapura.

Selain terdapat lebih dari 200 bank dan banyak kantor pusat kawasan (regional hub) perusahaan jasa keuangan global, Singapura juga memiliki pasar jasa keuangan yang memfasilitasi transfer pengetahuan, proses, teknologi dan keterampilan antara pasar global, regional dan domestik.

Sumber Daya Alam Singapura


Seperti yang telah disebutkan di atas, Singapura adalah negara kecil yang tidak memiliki sumber daya alam yang signifikan. Namun, hal ini tidak menghentikan Singapura untuk mengembangkan dirinya menjadi pusat regional untuk minyak dan gas, serta pemimpin dunia dalam solusi air berkelanjutan dan proyek-proyek seperti NEWater dan Sistem Saluran Pembuangan Limbah Deep Tunnel.

Lalu apa kunci sukses Singapura menjadi negara maju tanpa sumber daya alam yang melimpah? Dikatakan bahwa sumber daya alam Singapura yang sebenarnya adalah rakyatnya. Ketika ekonomi tumbuh, baik perusahaan lokal maupun non-lokal memiliki akses ke kumpulan tenaga kerja terdidik dan, pada akhirnya, pasar konsumen yang berkembang.

Ketersediaan sekelompok besar profesional keuangan di Singapura adalah alasan utama mengapa lembaga keuangan global beroperasi di sini, dan menggunakan Singapura sebagai pusat regional atau global.

Selain itu, peraturan ketenagakerjaan dan tenaga kerja Singapura secara konsisten dinilai tinggi oleh organisasi internasional terkemuka seperti Forum Ekonomi Dunia dan badan konsultasi risiko yang berbasis di Washington, Business Environment Risk Intelligence (BERI).

Fakta Majunya Perekonomian Singapura


Sebagai pusat keuangan internasional, Singapura menawarkan lembaga keuangan lingkungan yang pro-bisnis, infrastruktur yang sangat baik, daya saing biaya, tenaga kerja yang sangat terampil dan kosmopolitan. Berikut adalah beberapa fakta majunya perekonomian Singapura yang perlu diketahui.

  • Peringkat pertama ekonomi paling kompetitif (Peringkat Daya Saing Dunia IMD 2019)
  • Peringkat kedua di dunia untuk kemudahan berbisnis (Survei Doing Business Bank Dunia 2019)
  • Peringkat pertama di Asia-Pasifik dan kedua secara global untuk daya saing bakat (Indeks Daya Saing Bakat Global 2019 INSEAD)
  • Peringkat kedua negara paling terhubung (Indeks Koneksi Global DHL 2019)
  • Peringkat keempat pusat keuangan paling kompetitif (Indeks Pusat Keuangan Global 2019)
  • Peringkat pertama di Asia-Pasifik dan kedua secara global untuk daya saing digital (Peringkat Daya Saing Dunia Digital IMD 2019)

Kesimpulan


Posisi Singapura yang strategi di jalur perdagangan dunia serta minimnya sumber daya alam adalah dua alasan utama mengapa negara Singapura lebih berfokus pada perdagangan dan industri. Dengan kerja keras dan cerdas pemerintah dan rakyatnya, Singapura berhasil menjadi salah satu negara paling makmur di dunia.

Lalu bagaimana dengan Indonesia yang kaya akan sumber daya alam? Bisakah kita mengungguli Singapura? Jawabannya sangat bisa! Dengan semua yang kita miliki, Indonesia bahkan bisa menjadi negara adidaya di dunia.

Namun, untuk menggapai mimpi tersebut bukanlah hal yang mudah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan ada enam syarat agar Indonesia berhasil menjadi negara maju sesuai Visi Indonesia 2045. Keenam syarat tersebut adalah sebagai berikut:

  • Infrastruktur yang layak untuk mendukung mobilitas dan mendukung pembangunan;
  • Penguatan sumber daya manusia yang dipenuhi melalui pendidikan riset, program kesehatan, dan perlindungan sosial;
  • Penyediaan teknologi melalui pengayaan inovasi dan teknologi untuk menjawab tantangan industri;
  • Perbaikan birokrasi pemerintah dengan pembenahan kualitas layanan dan efisiensi proses bisnis;
  • Pengelolaan tata ruang wilayah yang baik dan didukung oleh sistem yang integratif; dan
  • Sumber daya ekonomi dan keuangan yang dipenuhi melalui APBN sehat untuk mendukung kesuksesan target pada 2045.

Meskipun demikian, Menteri Keuangan juga mengatakan kalau enam syarat di atas bukan merupakan jaminan. Sebab, upaya mengantisipasi gejolak maupun ketidakpastian yang terjadi di lingkungan global dengan berbagai instrumen kebijakan juga sangat penting.

Referensi


  1. What makes the Singapore economy tick?” (dalam bahasa Inggris). GuideMeSingapore. Diakses 7 Agustus 2020.
  2. Why Singapore” (dalam bahasa Inggris). Monetary Authority of Singapore. Diakses 7 Agustus 2020.
  3. Widyastuti, Rr. Ariyani Yakti, ed (12 September 2019). “Agar Jadi Negara Maju, Sri Mulyani Sebut 6 Syarat Harus Dipenuhi”. TEMPO.CO. Diakses 7 Agustus 2020.

Baca juga yang ini

Tulis unek-unek