12 Jenis Keju yang Populer dari Berbagai Belahan Dunia

oleh Gurunakal

Saat ini produk makanan dengan tambahan keju banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Walaupun bukan asli Indonesia, beberapa jenis keju ternyata memiliki cita rasa cocok dengan lidah orang-orang di negeri tropis ini. Di antara jenis-jenis keju yang ada, keju yang populer di Indonesia berjenis Cheddar dan Mozzarella.

Jenis-jenis keju yang beredar di dunia ini ternyata semuanya berasal dari negara-negara barat, seperti Amerika, Inggris, Prancis, dan Italia. Penasaran kan dengan macam-macam keju tersebut? Ayo langsung baca saja daftarnya berikut ini.

1. Keju Brie

Keju Brie

Sumber: Pixabay

Brie adalah jenis keju bertekstur lunak dan lembut yang berasal dari wilayah Brie di Prancis Utara. Keju ini memiliki bagian tengah lunak yang lezat dikelilingi oleh kulit yang sedikit kenyal. Rasa brie yang lembut dan lebih creamy (terutama dibandingkan dengan keju Camembert) ini tergantung pada dua hal.

Pertama, produsen menambahkan krim ke Brie sebelum fermentasi, dan ini membuat keju memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi. Kedua, jumlah kultur bakteri (asam laktat) yang ditambahkan ke Brie lebih sedikit sehingga memberikan rasa yang lebih ringan.

Brie adalah salah satu keju paling populer di dunia. Umumnya keju ini dikonsumsi dengan berbagai makanan lain seperti buah-buahan yang disajikan di atas sebuah papan keju (tempat khusus untuk menikmati keju).

2. Keju Camembert

Keju Camembert

Sumber: Pixabay

Jenis keju lainnya yang paling populer di dunia adalah Camembert. Keju ini berasal dari wilayah yang sama dengan Brie, yaitu Prancis Utara. Nama keju ini juga diambil dari nama kota kelahirannya, yaitu kota Camembert yang terletak di wilayah Normandia di Prancis.

Keju Camembert dimatangkan / difermentasi dalam ukuran yang lebih kecil, yang memungkinkannya untuk diproses lebih cepat. Brie dan Camembert memiliki aroma yang mirip, tetapi rasa Camembert umumnya lebih kuat sehingga membuat sebagian orang tidak nyaman.

3. Keju Cheddar

Keju Cheddar

Sumber: Picserver

Nah, ini adalah salah satu jenis keju yang paling populer dan disukai orang Indonesia (dan mungkin di dunia). Cheddar adalah jenis keju yang berasal dari desa Cheddar di Somerset, Inggris. Terdapat beberapa macam keju Cheddar yang dibedakan dari kekuatannya.

Menurut British Cheese Board, kekuatan keju Cheddar yang berbeda ini bergantung pada berapa lama masa simpan keju tersebut.

  • Ringan: 3 bulan
  • Sedang: 5-6 bulan
  • Matang: 9 bulan
  • Ekstra Matang: 15 bulan
  • Vintage: 18 bulan atau lebih

Kategori keju Cheddar ringan umumnya memiliki tekstur yang lembut dan halus, dan rasa yang ringan dan hampir kental. Di sisi lain, Cheddar vintage memiliki tekstur keras dan gembur serta memiliki citarasa yang kuat dan tajam. Jadi, keju Cheddar mana yang paling kamu suka?

4. Keju Cottage

Keju Cottage

Sumber: Public Domain Pictures

Keju Cottage terlihat sangat berbeda dari kebanyakan jenis lain, tetapi hampir mirip dengan keju Ricotta. Pertama kali muncul di Amerika di awal abad ke-19, Cottage dibuat dengan mengasamkan dadih dari susu dengan kultur starter bakteri.

Karena diproduksi dengan proses yang berbeda, kandungan nutrisi keju ini juga berbeda dari jenis keju lainnya. Cottage memiliki kandungan lemak yang sangat rendah sehingga kalorinya jauh lebih rendah. Hasilnya, keju Cottage sangat berguna bagi mereka yang menginginkan pilihan keju yang lebih padat protein.

Cottage memiliki rasa yang ringan, asin, dan lembut. Sebagian orang mungkin tidak menyukai tampilan keju Cottage yang bertekstur kental dan mirip dengan puding beras.

5. Keju Feta

Keju Feta

Sumber: Flickr

Feta adalah jenis keju terkenal dari negara Yunani yang terbuat dari susu domba atau susu kambing. Tidak seperti kebanyakan jenis keju lainnya, keju ini tidak dinamai berdasarkan tempat asalnya. Dalam bahasa Indonesia Feta berarti ‘irisan’. Hal itu karena keju Feta sering disajikan dalam bentuk irisan seperti tempe.

Feta memiliki rasa yang cukup unik dan bertekstur sangat lembut dan creamy dengan rasa asin dan tajam. Namun, rasanya bisa sangat bervariasi tergantung caranya disiapkan dan dimasak. Ada banyak cara untuk menikmati keju Feta, seperti dipanggang, dimakan mentah dalam salad, atau direndam dalam minyak zaitun dan beberapa bumbu.

6. Keju Gorgonzola

Keju Gorgonzola

Sumber: Pixabay

Gorgonzola adalah salah satu keju dengan aroma yang sangat kuat. Keju yang berasal dari Italia ini terdiri dari dua varietas utama, yaitu Dolce dan Piccante. Dolce Gorgonzola yang biasanya memiliki masa simpan kurang dari tiga bulan merupakan keju yang sangat lembut dan creamy.

Selain itu, Piccante Gorgonzola yang memiliki masa simpan antara enam dan dua belas bulan mempunyai teksturnya semi-keras dan gembur dengan rasa yang sangat tajam. Oleh karena itu, keju Piccante Gorgonzola sebaiknya dikonsumsi dengan makanan lain agar lebih dapat dinikmati.

Baca juga yang ini

Tulis unek-unek