10 Jenis Pidato yang Perlu Dikuasai Oleh Calon Pemimpin

oleh Gurunakal

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar bahkan menyaksikan langsung hal yang bernama pidato. Nah, kali ini Gurunakal.com akan membahas jenis-jenis pidato populer yang umum dibawakan di berbagai acara.


Pidato merupakan kegiatan berbicara dihadapan banyak orang dengan tujuan yang berbeda, tergantung jenis pidato yang dibawakan. Tidak semua orang pandai berpidato, namun pidato bisa dilakukan oleh semua orang. Setidaknya setiap orang memiliki kesempatan untuk menguasai salah satu jenis pidato yang jumlahnya banyak.

Pidato

Presiden Obama sedang berpidato
Sumber: GoodFreePhotos

Namun jika kamu calon pemimpin, menguasai beberapa jenis pidato adalah sebuah kewajiban karena kamu akan terus dituntut untuk melakukannnya. Di antara belasan (atau mungkin puluhan?) jenis pidato yang ada, berikut adalah beberapa yang penting untuk diketahui.

1. Pidato Demonstrasi

Sesuai namanya, pidato demonstrasi umumnya bertujuan untuk mendemonstrasikan, mempertunjukkan, atau membuktikan bagaimana melakukan atau mengerjakan suatu tindakan.

Agar hadirin lebih mudah memahami, pelaku pidato demonstrasi biasanya menggunakan sejumlah alat bantu visual yang dapat membantu lebih lanjut menunjukkan atau menggambarkan dalam istilah praktis bagaimana melakukan sesuatu secara efektif.

Contoh terbaik pidato demonstrasi adalah yang dilakukan oleh para petinggi perusahaan smartphone ketika hendak meluncurkan produk terbaru mereka di depan semua tamu undangan yang hadir.

2. Pidato Menghibur

Inti dari pidato jenis ini adalah untuk membuat para hadirin merasa terhibur. Pidato menghibur bisa dikatakan sebagai salah satu pidato yang paling populer di masyarakat kontemporer.

Di Indonesia pidato menghibur sering dibawakan oleh para pemuka agama di hadapan jamaah mereka, penghulu nikah, dan lain MC dalam suatu acara ramah tamah.

Supaya tidak merasa bosan, pidato menghibur biasanya cukup singkat. Namun hal itu sebenarnya tergantung orang yang melakukan pidato.

Jika ia lihai dan pintar menghibur (ini bukan perkara mudah lho), maka pidato menghibur yang cukup panjang pun akan tetap menghibur.

3. Pidato Informatif

Beberapa orang mungkin berpikir kalau pidato informatif mirip dengan pidato demonstrasi. Hal itu karena tujuan dasar kedua pidato ini hampir sama, yaitu menyampaikan informasi. Namun, baik pidato informatif maupun pidato demonstrasi memiliki ciri masing-masing.

Jika pidato demonstrasi lebih ke mempertunjukkan, maka pidato informatif lebih ke mendidik. Di sini hadirin dididik tentang informasi baru atau yang relevan tentang topik tertentu.

Selain itu, pidato informatif tidak menggunakan alat bantu visual dalam pelaksanaannya. Tetapi, pemberi pidato informatif menggunakan fakta, statistik, informasi edukatif, dan data agar hadirin dapat mempelajari sesuatu dan mengatakan bahwa mereka telah diberi tahu tentang tema.

Jika kamu pernah pergi ke museum, kamu akan melihat dan mendengar secara langsung bagaimana pidato informatif dilakukan oleh para pemandu museum.

4. Pidato Persuasif

Seperti namanya, pidato persuasif adalah jenis pidato yang bersifat membujuk secara halus. Hal itu dilakukan untuk untuk mempengaruhi dan meyakinkan orang lain bahwa pendapat pembicara tentang topik tertentu adalah benar atau yang paling benar.

Pidato persuasif sering dilakukan oleh para politisi dalam membela keyakinan politik mereka. Pidato seorang calon presiden dalam bentuk kampanye dihadapan para pendukungnya juga termasuk pidato persuasif.

Agar sebuah pidato persuasif berhasil meyakinkan audiensi, kebanyakan pembicara cenderung menggunakan bukti dan fakta konkret untuk mendukung argumen mereka. Jika tidak, mereka bisa dianggap membual atau menyebarkan informasi palsu atau “hoax”.

5. Pidato Oratoris

Pidato oratoris adalah jenis pidato yang disampaikan dalam gaya yang digunakan oleh seorang orator (orang yang ahli berpidato dalam jangka waktu lama). Jenis pidato ini biasanya diberikan pada acara-acara yang sangat khusus, seperti upacara kelulusan, pelantikan atau acara pemotongan pita.

Dalam pidato oratoris, pembicara tidak harus berusaha meyakinkan hadirin tentang masalah tertentu, tetapi cukup umum seperti yang mereka alami. Karena seorang orator umumnya adalah orang yang fasih berbicara, maka dari itu pidato oratoris akan disampaikan dengan fasih.

Baca juga yang ini

Tulis unek-unek