Kayu Cendana Banyak Ditemukan di Provinsi?

oleh gurunakal.com

Halo sahabat Gurunakal, bahasan ini membantu menjawab pertanyaan “Kayu cendana banyak ditemukan di provinsi?” Ayo baca seluruh isi bahasan ini untuk memperluas wawasanmu.


Asal Cendana


Cendana adalah salah satu pohon bernilai tinggi yang diyakini berasal dari Nusa Tenggara Timur, Indonesia, khususnya di Pulau Banda dan Pulau Sumba.

Kayu Cendana Banyak Ditemukan di Provinsi

Pohon cendana
Sumber: Flickr

Maka dari itu, kayu cendana banyak ditemukan di Provinsi Nusa Tenggara Timur di mana cendana dijadikan maskot flora provinsi dan diabadikan pada sebuah universitas di Kupang, yaitu Universitas Nusa Cendana.

Pohon dengan nama ilmiah Santalum album yang juga merupakan maskot flora Provinsi Nusa Tenggara Timur ini merupakan salah satu jenis dari marga Santalum dan termasuk dalam suku Santalaceae.

Kini pohon cendana telah ditemukan di banyak negara, seperti India, Sri Lanka, Bangladesh, Australia hingga beberapa negara kepulauan di Samudra Pasifik.

Perdagangan kayu cendana dari Pulau Timor dan Pulau Sumba dipercaya telah berjalan sejak abad ke-3, dan sejarah mencatat bahwa Tiongkok merupakan negara utama yang membeli kayu cendana ini.

Kayu dan Minyak Cendana


Kayu dan minyak cendana adalah dua komoditi utama yang dihasilkan dari pohon cendana. Kedua barang ini bernilai ekonomi tinggi di pasaran, sehingga cendana menjadi salah satu komoditi andalan Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Kayu cendana yang mampu mengeluarkan aroma wangi adalah salah satu kayu paling mahal di dunia. Maka tak heran jika kayu cendana sudah menjadi barang dagangan yang penting sejak ratusan hingga ribuan tahun yang lampau.

Kayu cendana memiliki banyak manfaat untuk kehidupan manusia. Tidak hanya sebagai bahan baku mebel saja, namun kayu cendana juga dimanfaat sebagai bahan baku wewangian bernilai tinggi, obat-obatan herbal hingga produk kecantikan dari ekstrak minyaknya.

Pohon Cendana Kini


Diberitakan kalau populasi pohon cendana di Indonesia terus menurun dalam beberapa dekade terakhir, bahkan berada dalam ancaman kepunahan. Sehingga jika tidak ada upaya konservasi dari pemerintah, masalah ini bisa semakin memburuk dan pada akhirnya akan berdampak pada sumber pendapatan asli daerah setempat.

Data Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tahun 2010 menunjukkan kalau populasi pohon cendana dewasa tiga pulau utama penghasil cendana, yaitu Pulau Timor, Pulau Alor, dan Pulau Sumba hanya berjumlah 300.000 pohon. Jika dibandingkan dengan data tahun 2000 yang menunjukkan angka 1 juta pohon, jelas ini merupakan penurunan yang signifikan.

Semoga pemerintah dan pihak-pihak terkait mampu melestarikan pohon cendana yang memiliki manfaat yang luar biasa. Jika tidak, dalam beberapa dekade mendatang, mungkin saja pohon cendana lenyap dari bumi Nusantara yang kaya raya ini.

Baca Juga


  1. Hutan Mangrove Memiliki Fungsi Ekologis Yaitu?
  2. Bagaimana Tumbuhan Lumut Berkembang Biak?

Referensi


  1. Ika (20 Oktober 2017). “Pohon Cendana di Indonesia Terancam Punah”. ugm.ac.id. Diakses 30 Agustus 2020.
  2. Kania (13 Juli 2018). “Manfaat Kayu Cendana, Kayu Termahal di Dunia”. Dekoruma. Diakses 30 Agustus 2020.
  3. Riswan, Soedarsono (2001). “Kajian Botani, Ekologi dan Penyebaran Pohon Cendana (Santalum album L.)”. e-journal.biologi.lipi.go.id. Diakses 30 Agustus 2020. File PDF.
  4. Sandalwood” (dalam bahasa Inggris). Wikipedia. Diakses 30 Agustus 2020.

Baca juga yang ini

Tulis unek-unek