Data Komoditas Ekspor Indonesia Terbaru

oleh Gurunakal

Secara garis besar, komoditas ekspor Indonesia dibedakan menjadi dua, yaitu ekspor migas (minyak dan gas bumi) dan non migas. Pada tahun 2019, nilai Free on Board* (FOB) ekspor Indonesia mencapai angka 167.682.996.134 dolar Amerika atau sekitar 2.347,6 triliun rupiah (kurs 14.000). Nilai ini mengalami penurunan sebesar 6,85% dari nilai FOB ekspor tahun 2018 yang mencapai angka 180.012.674.002. Berikut adalah daftar komoditas ekspor Indonesia yang utama menurut Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia Ekspor, 2019, Jilid I.

Ekspor Komoditas Migas


Pada tahun 2019, ekspor migas mencatatkan nilai FOB sebesar 11.789,3 juta dolar Amerika. Dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai angka 17.171,7 juta dolar Amerika, terdapat penurunan nilai ekspor sebesar 31,34 persen. Disebutkan kalau penurunan nilai ekspor migas ini sangat dipengaruhi oleh harga minyak mentah di pasaran dunia.

Komoditas Ekspor Indonesia

Suasana bongkar muat di pelabuhan, salah satu tempat di mana kegiatan ekspor dan impor dilakukan.
Sumber: Pixabay (Lisensi Creative Commons)

Turunan dari komoditas migas terdiri dari minyak mentah, hasil minyak, dan gas. Nilai ekspor minyak mentah pada tahun 2019 mencapai 14,65 persen terhadap ekspor migas. Sedangkan peranan nilai ekspor gas terhadap total ekspor migas pada tahun 2019 mencapai 70,07 persen. Sementara itu, ekspor komoditas hasil minyak memiliki peranan sebesar 15,28 persen terhadap ekspor migas

Ekspor Komoditas Non Migas


Nilai total ekspor komoditas non migas pada tahun 2019 mencapai angka 155.893,7 juta dolar Amerika atau mengalami penurunan dari sebesar 4,27 persen dari tahun sebelumnya. Peranan komoditas non migas terhadap seluruh ekspor Indonesia mencapai 92,97 persen atau meningkat sebesar 2,51 persen dari tahun sebelumnya.

Komoditas ekspor non migas sangat banyak jumlahnya. Komoditas non migas dapat dikelompokkan menjadi empat sektor utama, yaitu:

  • Hasil sektor pertanian,
  • Hasil sektor industri pengolahan,
  • Hasil sektor pertambangan, dan
  • Hasil sektor lainnya.

Komoditas Utama Hasil Sektor Pertanian

Total ekspor untuk komoditas pertanian mencapai angka 3.612,4 juta dolar Amerika pada tahun 2019. Nilai ini mengalami peningkatan sebesar 5,29 persen dari tahun sebelumnya.

Seperti yang kita ketahui, negara kita dianugerasi tanah subur yang sangat luas. Maka dari itu sudah pasti komoditas ekspor pertanian kita sangat banyak. Di antara banyaknya komoditas pertanian, berikut adalah daftar komoditas unggulan yang memiliki nilai ekspor tinggi.

  • Kopi | 872,4 juta dolar Amerika
  • Tanaman obat, aromatik, dan rempah-rempah | 592,5 juta dolar Amerika
  • Sarang burung | 363,9 juta dolar Amerika
  • Buah-buahan tahunan | 323,5 juta dolar Amerika
  • Rumput laut dan ganggang lainnya | 215,2 juta dolar Amerika
  • Hasil hutan bukan kayu lainnya | 196,8 juta dolar Amerika
  • Lada putih | 87,7 juta dolar Amerika
  • Lainnya | 960,3 juta dolar Amerika

Komoditas Utama Hasil Sektor Industri

Negara kita juga memiliki banyak komoditas ekspor hasil industri. Pada tahun 2019, nilai total ekspor dari sektor ini mencapai angka 127.377,7 juta dolar Amerika, atau turun sebesar 2,11 persen dari tahun sebelumnya. Berikut adalah daftar komoditas industri unggulan yang memiliki nilai ekspor tinggi.

  • Minyak kelapa sawit | 15.574,4 juta dolar Amerika
  • Besi baja | 7.912,3 juta dolar Amerika
  • Pakaian jadi (konveksi) dan tekstil | 7.072,2 juta dolar Amerika
  • Peralatan listrik | 5.267,2 juta dolar Amerika
  • Logam dasar mulia | 4.616,7 juta dolar Amerika
  • Kendaraan bermotor roda empat dan lebih | 4.303,2 juta dolar Amerika
  • Kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian | 4.183,7 juta dolar Amerika
  • Karet remah | 3.426,1 juta dolar Amerika
  • Bubur kertas | 2.779,9 juta dolar Amerika
  • Sepatu olahraga | 2.537,9 juta dolar Amerika
  • Suku cadang kendaraan bermotor roda empat atau lebih | 1.971,4 juta dolar Amerika
  • Barang perhiasan dan barang berharga | 1.957,7 juta dolar Amerika
  • Lainnya | 65.775,1 juta dolar Amerika

Komoditas Utama Hasil Sektor Pertambangan

Negara kita juga cukup kaya dengan beberapa hasil tambang. Sebagian digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan sebagian lainnya diekspor ke luar negeri. Pada tahun 2019, nilai ekspor sektor pertambangan mencapai angka 24.897,0 juta dolar Amerika atau turun 14,99 persen dari tahun sebelumnya. Berikut adalah hasil tambang utama yang memiliki nilai ekspor tinggi.

  • Batu bara | 18.957,2 juta dolar Amerika
  • Lignit | 2.770,9 juta dolar Amerika
  • Bijih tembaga | 1.280,1 juta dolar Amerika
  • Bijih zirconium, niobium, dan tantalum | 102,8 juta dolar Amerika
  • Batu kerikil | 49,4 juta dolar Amerika
  • Lainnya | 1.736,7 juta dolar Amerika

Hasil Sektor Lainnya

Komoditas yang termasuk hasil sektor lainnya adalah gas alam dan buatan, barang bukan logam daur ulang, barang logam daur ulang, dan rongsokan kapal. Nilai ekspor dari sektor ini cukup kecil, yaitu hanya 6,7 juta dolar Amerika. Namun nilainya meningkat sebesar 13,93 persen dari tahun sebelumnya.


*FOB merupakan kependekan dari Free On Board, yang secara sederhana diartikan sebagai Harga Barang. FOB digunakan sebagai dasar pembebasan / de minimis value. Jadi apabila barang yang dibeli harganya di bawah batas pembebasan maka tidak akan dikenakan pungutan bea masuk dan pajak impor.


Referensi


  1. FOB dan CIF”. Humas Bea Cukai Bojonegoro. Diakses 20 Februari 2021.
  2. “Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia Ekspor 2019 Jilid I”. Badan Pusat Statistik. Diakses 20 Februari 2021. File PDF.

Baca juga yang ini

Tulis unek-unek