Kota Paling Selatan di Dunia yang Dekat dengan Antartika

oleh Gurunakal

Artikel ini membahas informasi tentang kota paling selatan di dunia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi kota adalah daerah permukiman yang terdiri atas bangunan rumah yang merupakan kesatuan tempat tinggal dari berbagai lapisan masyarakat.

Arti lainnya yaitu daerah pemusatan penduduk dengan kepadatan tinggi serta fasilitas modern dan sebagian besar penduduknya bekerja di luar pertanian.

Kota adalah tempat yang ramai. Di dalam sebuah kota kita bisa melihat berbagai macam aktivitas yang dilakukan oleh para penduduknya, seperti bekerja, bersekolah, berdagang, berolahraga, dan lain-lain.

Ada banyak sekali jumlah kota di dunia ini, dari mulai kota kecil yang berpenduduk beberapa orang (mungkin kalau di kita itu tidak dianggap kota) hingga kota dengan penduduk puluhan juta orang.

Sebuah kota di suatu wilayah tentu memiliki daya tarik tersendiri, baik itu tercipta karena campur tangan manusia atau terjadi secara alami.

Daya tarik sebuah kota dapat muncul dari letak di mana kota itu berada, misalnya seperti kota yang letaknya paling selatan di dunia yang akan kita bahas saat ini.

Mengapa kota seperti ini memiliki daya tarik? Hal itu tentu saja karena tidak ada kota lain yang serupa. Dengan adanya hal semacam ini, orang-orang akan menaruh minat mereka untuk mengetahuinya lebih lanjut. Lalu kota apa sih yang letaknya paling selatan di planet ini?

Kota yang Letaknya Paling Selatan di Dunia

Letak Ushuaia

Letak Ushuaia di Amerika Selatan
Sumber: Wikimedia Commons

Kota yang disebut-sebut sebagai kota paling selatan di dunia adalah Ushuaia. Kota ini terletak di wilayah negara Argentina di benua Amerika Selatan. Ushuaia adalah ibukota dari provinsi Tierra del Fuego, Antartida e Islas del Atlántico Sur di negara tersebut.

Kota ini terletak di sebuah teluk yang luas di pantai selatan Isla Grande de Tierra del Fuego. Bagian utara kota ini dibatasi oleh pegunungan Martial, sedangkan bagian selatannya dibatasi oleh Beagle Channel.

Kota satu-satunya di Departemen Ushuaia ini (di kita mungkin distrik atau kabupaten) dibangun pada 12 Oktober 1884 oleh Augusto Lasserre dan terletak di tepi Beagle Channel yang dikelilingi oleh pegunungan Gletser Martial di Teluk Ushuaia.

Selain sebagai pusat administrasi, Ushuaia juga merupakan sebuah kota pelabuhan industri ringan dan pusat wisata.

Beberapa atraksi wisata yang ada di sana adalah Taman Nasional Tierra del Fuego dan Teluk Lapataia. Taman nasional tersebut dapat digapai dengan menggunakan jalan raya atau dengan kereta api yang dikenal dengan sebutan Kereta Api Ujung Dunia (Tren del Fin del Mundo).

Mercusuar Les Eclaireurs

Mercusuar Les Eclaireurs
Sumber: Flickr

Di kota paling selatan di dunia ini juga terdapat sebuah mercusuar yang bernama Mercusuar Les Eclaireurs. Tempat ini berjarak sekitar 5 mil laut dari kota Ushuaia dan dapat digapai dengan menggunakan perahu yang setiap hari beroperasi.

Kota Ushuaia memiliki luas wilayah sekitar 23 kilometer persegi dan penduduk yang berjumlah 56.956 orang menurut sensus tahun 2010.

Itulah kota yang letaknya paling selatan di bumi ini. Sebagai informasi, kota Ushuaia ini diklasifikasikan sebagai sebuah city atau kota karena jumlah penduduknya cukup banyak. Oleh karenanya, Ushuaia mendapat predikat sebagai ‘kota’ yang paling selatan di dunia.

Mengapa hal ini perlu sedikit di bahas? Itu karena ada tempat berpenduduk lain di Chile yang terletaknya paling selatan di dunia. Tempat itu bernama Puerto Williams yang berlokasi di sebuah pulau milik Chile Isla Navarino.

Hanya saja Puerto Williams tidak diklasifikasikan sebagai city atau kota, melainkan sebagai town atau bisa kita sebut saja dengan desa. Mengapa demikian? Hal itu karena tempat tersebut hanya dihuni oleh sekitar 3rb-an orang.

=> Baca juga yang ini <=

Tulis unek-unek