10 Kota Paling Utara di Dunia yang Dihuni Oleh Manusia

oleh Gurunakal

Kota-kota paling utara di dunia umumnya terletak di negara-negara yang langsung berbatasan dengan Samudera Arktik, seperti Norwegia, Greenland (Denmark), dan Kanada. Karena suhunya sangat dingin, kota-kota tersebut memiliki penduduk yang terbilang jarang.

Karena berlokasi di ujung utara bumi yang beku, tanah di sana tidak memungkinkan adanya tanaman dengan sistem akar dalam. Yang dapat kamu saksikan hanyalah rerumputan, lumut, serta berbagai tumbuh-tumbuhan lainnya.

Karena tidak ideal untuk tanaman, penduduk di sana umumnya mendapatkan makanan dari hasil berburu di alam liar atau hasil lautan.

Gaya hidup mereka yang berbeda juga dipengaruhi oleh musim panas dan musim dingin yang panjang (masing-masing 24 jam siang hari dan 24 jam dalam kegelapan atau malam).

Berikut ini adalah beberapa kota paling utara di dunia yang masih dihuni oleh manusia.

1. Ny-Ålesund

Ny-Ålesund

Pemandangan kota Ny-Ålesund
Sumber: Wikimedia Commons

  • Lokasi: Svalbard, Norwegia
  • Jumlah penduduk: 35
  • Garis lintang/bujur: 78°55′30″U 011°55′20″T

Kota (atau lebih ke desa / town dalam bahasa Inggris) yang terletak di negara Norwegia ini disebut-sebut sebagai kawasan tempat tinggal manusia paling utara di dunia. Kota ini dibangun pada tahun 1917 sebagai kota penambangan batubara.

Saat ini Ny-Ålesund telah beralih fungsi sebagai kota basis penelitian untuk sekitar 35 orang. Sebagian besar peneliti yang ada di sana berfokus pada masalah lingkungan dan atmosfer.

Kehidupan mereka terbatas pada pemukiman karena jalan hanya ada di dalam perbatasannya. Satu-satunya pilihan mereka jika ingin bepergian adalah dengan menggunakan mobil salju.

2. Pyramiden

Pyramiden

Kota Pyramiden
Sumber: Wikimedia Commons

  • Lokasi: Svalbard, Norwegia
  • Jumlah penduduk: 4-15
  • Garis lintang/bujur: 78°39′22″U 016°19′30″T

Pyramiden di Svalbard, Norwegia adalah kota paling utara berikutnya dengan jumlah penduduk yang lebih sedikit. Pada waktu tertentu, antara 4 dan 15 orang tinggal di sini meskipun kota ini pernah memiliki sekitar seribuan penduduk.

Seperti halnya Ny-Ålesund, pemukiman di Pyramiden didirikan sebagai komunitas pertambangan batubara dan kepemilikannya berpindah tangan pada tahun 1927 ketika dijual ke Rusia (saat itu Uni Soviet).

3. Longyearbyen

Longyearbyen

Kota Longyearbyen
Sumber: Wikimedia Commons

  • Lokasi: Svalbard, Norwegia
  • Jumlah penduduk: 2075
  • Garis lintang/bujur: 78°13′00″U 015°33′00″T

Karena jumlah penduduknya cukup besar, Longyearbyen layak disebut sebagai kota paling utara di dunia. Lebih dari 2000 orang tinggal di kota tersebut dengan berbagai layanan seperti pendidikan, akses ibadah, fasilitas budaya, infrastruktur transportasi, layanan udara, dan layanan keselamatan publik.

Pemukiman di kota Longyearbyen juga dimulai sebagai kota penambangan batubara meskipun operasi penambangannya hampir berhenti. Karena mungkin kesulitan hidup di kawasan yang beku dan dingin, pada awal tahun 2000-an cukup banyak penduduk Longyearbyen yang pindah ke tempat lain.

4. Barentsburg

Barentsburg

Kota Barentsburg
Sumber: Wikipedia

  • Lokasi: Svalbard, Norwegia
  • Jumlah penduduk: 470
  • Garis lintang/bujur: 78°04′00″U 014°13′00″T

Barentsburg di Svalbard memiliki populasi sekitar 470 orang. Rusia dan Norwegia mengoperasikan bisnis penambangan di sini yang merupakan alasan pendirian kota itu pada tahun 1920-an.

Saat ini, penduduk Barentsburg mengandalkan Rusia untuk hal makanan dan mata uang. Kadang-kadang, saat Rusia belum mengirim jatah makanan yang cukup, dan tetangga-tetangga Longyearbyen akan mengirim bantuan darurat.

Penduduk Barentsburg tinggal di pemukiman yang berdekatan satu sama lain tetapi tidak terhubung dengan jalan raya. Untuk mencapai satu sama lain, mereka harus pergi dengan perahu, helikopter, atau mobil salju.

Kota-kota paling utara di dunia selanjutnya tidak memiliki jumlah penduduk sebesar Longyearbyen. Mereka terletak di negara-negara lainnya seperti Greenland, Kanada, dan Rusia.

Kehidupan di kota-kota ini tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan kota-kota yang telah dibahas di atas. Hal itu karena semuanya memiliki kondisi yang mirip.

Apakah kota-kota di atas bisa dikunjungi turis? Tentu saja. Di beberapa kota paling utara tersebut terdapat fasilitas-fasilitas wisata seperti hotel dan museum mini. Akan tetapi, hanya turis-turis bermental baja saja yang datang ke tempat-tempat ekstrim tersebut.

5. Qaanaaq

  • Lokasi: Greenland, Denmark
  • Jumlah penduduk: 656
  • Garis lintang/bujur: 77°29′U 69°20′B

6. Grise Fiord

  • Lokasi: Pulau Ellesmere, Kanada
  • Jumlah penduduk: 130
  • Garis lintang/bujur: 76°25′U 82°53′B

7. Resolute

  • Lokasi: Pulau Cornwallis, Kanada
  • Jumlah penduduk: 229
  • Garis lintang/bujur: 74°41′U 094°49′B

8. Dikson

  • Lokasi: Rusia
  • Jumlah penduduk: 676
  • Garis lintang/bujur: 73°30′U 80°31′T

9. Arctic Bay

  • Lokasi: Pulau, Baffin, Kanada
  • Jumlah penduduk: 823
  • Garis lintang/bujur: 73°02′11″U 085°09′09″B

10. Upernavik

  • Lokasi: Greenland, Denmark
  • Jumlah penduduk: 1182
  • Garis lintang/bujur: 72°47′U 56°09′B

Baca juga informasi menarik lainnya mengenai kota paling selatan di dunia hanya di Gurunakal.com.

Baca juga yang ini

4 unek-unek

Artho 4 April 2020 - 9:00 PM

Kamu lupa ada kota
Etah- greenland
Sepertinya itu kota kecil yg paling utara

Balas
Gurunakal 5 April 2020 - 7:41 AM

Ya, tapi kota Etah disebutkan telah ditinggalkan penghuninya.

Balas
Artho 4 April 2020 - 9:03 PM

Ada Juga
Alert-Canada

Coba di check

Balas
Gurunakal 5 April 2020 - 7:43 AM

Ini juga betul, tapi Alert sudah permanen tidak berpenduduk. Kota-kota paling utara di atas hanya yang masih berpenduduk. Tapi mungkin saja di masa depan ditinggalkan juga secara permanen.

Balas

Tulis unek-unek