10 Macam Tepung Selain Terigu yang Ada di Pasaran

oleh Gurunakal

Selain tepung terigu, di pasaran juga ada banyak jenis tepung lainnya yang diproduksi dari bahan baku yang berbeda-beda. Tepung-tepung ini juga sering dijadikan bahan membuat aneka macam kue dan panganan lainnya yang lezat.

Tepung beras adalah contoh tepung non gandum atau terigu yang populer dalam kuliner Nusantara. Kita bisa menemukan banyak jenis makanan yang dibuat menggunakan tepung beras, seperti kue-kue pasar misalnya.

Nah, untuk menambah wawasan, kamu bisa mengetahui macam-macam tepung berikut ini.

1. Tepung Almond

Tepung Almond

Sumber: PIxabay

Kamu tahu badam atau kacang almond? Selain bisa langsung dimakan dengan cara direbus atau dipanggang, kacang almond juga dapat dikonsumsi dalam bentuk yang berbeda, yaitu bubuk atau kita menyebutnya tepung almond. Kamu tentunya tidak langsung memakan bubuk almond ini, tetapi mengolahnya dulu menjadi bentuk makanan lain.

Tepung almond adalah tepung kacang bebas gluten yang seharusnya tidak mengandung apa pun kecuali kacang almond yang sudah dikuliti. Tepung yang rendah karbohidrat dan tinggi protein ini sering digunakan sebagai pengganti tepung gandum dalam membuat roti dan makanan panggang lainnya.

Dalam 100 gram tepung almond terkandung berbagai nutrisi seperti karbohidrat 4,3 g, protein 19 g, serat 11 g, lemak 54 g yang hampir semuanya tidak jenuh, serta energi 610 kcal.

Tepung kacang almond dapat menambah kelembaban dan rasa kacang (pastinya dong namanya juga tepung kacang almond) pada kue, makanan yang dipanggang, dan isian makanan penutup.

Pembuatan tepung ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan tepung dalam roti ragi atau roti cepat. Masa penyimpanan produk ini juga tergolong pendek sehingga harus digunakan sesegera mungkin.

2. Tepung Amaranth

Tepung Amaranth

Biji Amaranth
Sumber: Pixabay

Tepung amaranth adalah tepung bebas gluten dan kaya protein yang banyak digunakan oleh peradaban Aztec dan Inca di Amerika pada masa sebelum Columbus. Tepung ini diproduksi dengan menggiling biji dari tanaman amarant hingga menjadi bubuk halus.

Amaranth sendiri adalah sejenis tanaman semak yang bisa tumbuh liar atau dibudidayakan. Salah satu keluarga tanaman amaranth yang sudah kita kenal dan sering dikonsumsi adalah bayam.

Meskipun secara teknis bukan biji-bijian seperti kacang almond, amaranth menghasilkan tepung berwarna mirip biji-bijian. Tepung amaranth memiliki kualitas protein yang tinggi karena kaya akan kandungan asam amino lisin dan metionin.

Kadar asam amino lisinnya yang tinggi dapat membantu tubuh menyerap kalsium dengan baik dari saluran pencernaan. Bagi kamu yang tertarik untuk meningkatkan asupan kalsiumnya, tepung amarant juga mengandung kalsium yang cukup banyak.

Selain itu, tepung ini juga kaya akan asam lemak, termasuk tocotrienol, sebuah poten yang membentuk vitamin E. Tepung amaranth memiliki kira-kira lima kali zat besi dan tiga kali serat tepung terigu, juga kaya akan zat gizi mikro lainnya seperti kalium, fosfor, vitamin A dan C.

3. Tepung Barley / Jelai

Tanaman Jelai

Tanaman Jelai
Sumber: Peakpx

Menurut Wikipedia, tepung barley atau jelai adalah tepung yang dibuat dari barley kering yang digiling. Barley sendiri adalah jenis tanaman anggota rerumputan yang menghasilkan biji-bijian sereal. Tanaman ini sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lampau dan merupakan salah satu tanaman berbiji pertama yang dibudidayakan.

Tepung barley dapat digunakan untuk membuat roti barley dan roti lainnya, seperti roti pipih dan roti ragi. Terdapat dua jenis tepung barley, yaitu tepung barley kasar (terbuat dari menir barley) dan halus (terbuat dari jelai mutiara).

Catatan:

  • Menir = Pecahan halus yang terjadi ketika ditumbuk.
  • Jelai mutiara = Jelai utuh yang telah diproses untuk menghilangkan lambung luarnya yang berserat dan dipoles untuk menghilangkan sebagian atau semua lapisan dedak.

4. Tepung Soba

Biji Soba

Biji Soba
Sumber: Needpix.com

Tepung soba adalah dibuat dari tanaman fagopyrum esculentum yang lebih dikenal sebagai soba atau gandum kuda (bukan varietas gandum, secara teknis juga bukan biji-bijian). Tepung soba merupakan tepung bebas gluten yang menjadikannya pilihan yang baik bagi siapapun yang memiliki sensitivitas terhadap gluten atau penyakit seliaka.

Tepung soba memiliki kandungan serat, protein, niasin, asam amino dan vitamin D yang tinggi. Tepung ini juga kaya akan kalium, fosfor, zat besi dan kalsium. Protein dalam tepung soba dikatakan sebagai salah satu sumber protein terbaik yang tersedia dari tanaman dan mengandung semua asam amino esensial.

5. Tepung Jagung

Tepung Jagung

Tekstur Tepung Jagung
Sumber: Pixabay

Tepung jagung adalah jenis tepung yang digiling dari biji jagung utuh kering yang di dalamnya berisi sekam, benih, dan endosperma jagung. Tepung jagung biasanya berwarna kuning, tetapi bisa juga berwarna putih atau biru tergantung pada varietas jagung yang digunakan. Teksturnya pun halus dan lembut, mirip dengan tepung gandum.

Tepung jagung dapat digunakan sebagai pengganti tepung terigu dalam pembuatan berbagai jenis panganan seperti kue dan kue kering. Seperti semua tepung, tepung jagung juga memberikan struktur pada makanan yang dipanggang dan makanan lainnya.

6. Tepung Biji Rami

Biji Rami

Biji Rami
Sumber: Pixabay

Tepung biji rami adalah bubuk putih bebas gluten yang terbuat dari biji rami. Rami sendiri dikenal sebagai tanaman pangan dan serat yang telah dibudidayakan selama ribuan tahun. Saat ini Kanada adalah produsen rami terbesar di dunia, diikuti oleh Amerika Serikat, Tiongkok, dan India.

Tepung biji rami dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kandungan nutrisi pada makanan yang dipanggang dengan menambahkan serat, asam lemak Omega-3 (mampu mengurangi kolesterol dan memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung) dan lignan.

Tepung biji rami kaya akan lemak, protein dan serat makanan. Analisis pada rami coklat Kanada rata-rata menunjukan kalau sumber makanan tersebut mengandung 41% lemak, 20% protein, 28% total serat makanan, 7,7% kelembaban dan 3,4% abu.

7. Tepung Oat

Biji Oat

Oat
Sumber: Pixabay

Tepung oat adalah jenis tepung bebas gluten yang terbuat dari oat atau haver murni yang telah ditumbuk menjadi bubuk. Tepung ini dapat memberikan rasa yang lebih enak daripada tepung serbaguna biasa, meskipun juga menghasilkan tekstur yang lebih kenyal dan gembur.

Karena tepung oat ini bebas gluten, kita tidak bisa menggantinya dengan semua tepung dalam makanan yang dipanggang yang membutuhkan bantuan gluten untuk pengembangan perlahan seperti roti ragi. Kita bisa mengganti tepung oat hingga 1/4 tepung dalam resep roti, juga meningkatkan jumlah ragu untuk membantu roti mengembang.

Tepung oat paling baik digunakan pada makanan yang dipanggang yang tidak membutuhkan gluten untuk mengembang, seperti halnya roti cepat dan cookies. Kamu pasti pernah membeli produk cookies yang terbuat dari tepung oat. Ada kok di toko-toko, dan rasanya memang lezat.

8. Tepung Kacang

Bubuk Kacang

Bubuk Kacang
Sumber: Flickr

Tepung kacang pada dasarnya adalah selai kacang yang dihilangkan lemaknya. Mereka menyedot sebagian besar (bisa pula seluruhnya) lemak dari kacang dan menggiling apa yang tersisa untuk membuatnya menjadi tepung. Hal ini berarti tepung kacang adalah tepung yang rendah lemak, tinggi protein, dan bagus untuk membuat kue.

Di dalam ¼ gelas tepung kacang yang dihilangkan lemaknya terdapat sekitar 8 gram protein. Selain memberikan rasa kacang pada makanan-makanan yang dipanggang, tepung ini dapat digunakan untuk mengentalkan atau menambahkan rasa ke dalam sup dan saus.

Nutrisi lainnya yang dimiliki oleh tepung kacang adalah serat, tiamin, folat, kalium, seng, niasin, magnesium, fosfor, tembaga, dan mangan.

9. Tepung Kentang

Tepung Kentang

Sumber: Wikimedia Commons

Makanan yang sering kita temukan di kedai-kedai ini juga ada versi tepungnya. Tepung kentang terbuat dari kentang, termasuk kulitnya. Cara membuat tepung kentang sangat mudah, yaitu kentang dimasak terlebih dahulu, dikuliti, kemudian dikeringkan dan ditumbuk halus.

Tepung kentang dapat digunakan sebagai pengental hingga taraf tertentu (meskipun kualitas kentalnya tidak seperti pati kentang) untuk saus yang halus dan lembut, sup, gravies, dan dessert beku. Makanan-makakan yang dipanggang yang menggunakan tepung kentang dapat terjaga kelembabannya.

Tepung kentang ini bebas gluten serta memiliki kandungan protein yang mirip dengan beras, tetapi kandungan proteinnya lebih rendah dari tepung jagung atau tepung gandum.

10. Tepung Beras

Kue Tepung Beras

Produk Kue Tepung Beras
Sumber: Pixabay

Tepung beras yang kita kenal umumnya terdiri dari dua macam, yaitu tepung beras putih (white rice flour) dan tepung beras merah (brown rice flour). Tepung beras putih sebagian besar digunakan dalam makanan-makanan yang dipanggang seperti kue. Jajanan pasar seperti kue basah juga ada yang menggunakan tepung beras putih.

Tepung beras merah juga sering digunakan seperti tepung beras putih. Jika makanan dari tepung beras putih memiliki tekstur yang lembut, maka tekstur makanan dari beras merah sedikit agak ‘berpasir’. Tepung beras merupakan tepung bebas gluten dan salah satu pengganti umum tepung terigu.

Bahasan ini berasal dari berbagai sumber.

=> Baca juga yang ini <=

Tulis unek-unek