Mengapa Anggota Tata Surya dalam Berevolusi Tidak Saling Bertabrakan?

oleh Gurunakal

Halo semuanya, bahasan kali ini membantu menjawab pertanyaan “Mengapa anggota tata surya dalam berevolusi tidak saling bertabrakan?” Ayo baca seluruh isi bahasan menarik ini untuk memperluas wawasanmu.


Tata surya adalah satu dari banyak sistem planet di alam semesta. Planet-planet di tata surya kita mengelilingi sebuah bintang induk yang bernama Matahari atau surya, sehingga dinamakan tata surya.

Mengapa anggota tata surya dalam berevolusi tidak saling bertabrakan

Planet-planet di tata surya beredar mengelilingi Matahari pada orbit tetapnya masing-masing.
Sumber: Pixy.org (Lisensi Creative Commons)

Selain planet yang berjumlah 8, Matahari juga dikelilingi oleh benda luar angkasa lainnya, yaitu planet katai seperti Pluto, puluhan bulan, dan jutaan asteroid , komet dan meteoroid.

Setiap planet di tata surya berevolusi atau berputar mengelilingi Matahari dalam garis edarnya masing-masing. Pertanyaannya, mengapa mereka tidak saling bertabrakan satu sama lain?

Ada beberapa alasan mengapa anggota tata surya dalam berevolusi tidak saling bertabrakan, yaitu sebagai berikut:

  • Sang Pencipta memberi jarak antar planet dengan baik. Mereka mengorbit dengan stabil di sekitar Matahari, sehingga tidak bertabrakan satu sama lain.
  • Gravitasi menjaga planet-planet dalam orbit elipsnya, menjaga mereka tetap pada tempatnya.
  • Momentum rotasi planet juga tidak berubah karena tidak ada gaya eksternal yang mengubah momentum. Oleh karena itu, planet-planet tidak akan dapat bertabrakan satu sama lain, kecuali dengan bantuan gaya eksternal.
  • Gaya gravitasi antara planet-planet dan Matahari sama di semua sudut, sehingga membuat planet-planet berputar di jalur dan orbit ruang yang sama, dalam orbit elips. Ini akan berlangsung selama milyaran tahun sampai planet-planet berotasi keluar dari tempatnya.

Fakta Menarik Tata Surya


Kamu mungkin tertarik untuk mengetahui beberapa fakta tentang tata surya di bawah ini:

  1. Tata surya mengorbit pusat Galaksi Bima Sakti dengan kecepatan sekitar 828.000 km per jam.
  2. Tata surya membutuhkan sekitar 230 juta tahun untuk menyelesaikan satu orbit di sekitar pusat galaksi.
  3. Planet-planet di tata surya — dan bahkan beberapa asteroid — memiliki lebih dari 150 bulan dalam orbitnya.
  4. Tata surya adalah satu-satunya yang diketahui mendukung kehidupan. Sejauh ini, kita hanya mengetahui kehidupan di Bumi saja.
  5. Voyager 1 milik NASA sejauh ini adalah satu-satunya pesawat luar angkasa yang meninggalkan tata surya. Empat pesawat ruang angkasa lainnya pada akhirnya akan menjelajah ruang antarbintang.

Referensi


  1. Da, Marcus Soo Zheng “Why Don’t Planets Collide?” (dalam bahasa Inggris). Glogster EDU. Diakses 5 Maret 2021.
  2. Overview | Our Solar System” (dalam bahasa Inggris). NASA Solar System Exploration. Diakses 5 Maret 2021.

Baca juga yang ini

Tulis unek-unek