Mengapa Singapura Menjadi Pelabuhan Transit Utama di Asia?

oleh Gurunakal

Halo semuanya, bahasan kali ini membantu menjawab pertanyaan “Mengapa Singapura menjadi pelabuhan transit utama di Asia?” Ayo baca seluruh isi bahasan menarik ini agar pengetahuanmu bertambah banyak.


Singapura adalah sebuah negara kecil yang terletak di lepas ujung selatan Semenanjung Malaya. Luas keseluruhan negara ini hampir sama dengan luas kota Jakarta.

Meski Singapura menjadi negara paling kecil di Asia Tenggara, namun perekonomiannya paling maju di antara negara-negara Asia Tenggara yang lain. Bahkan pendapatan masyarakat Singapura menjadi salah satu yang paling tinggi di dunia.

Salah satu faktor pendukung majunya ekonomi Singapura adalah letaknya yang sangat strategis. Terletak di persimpangan perdagangan Timur-Barat, lokasi strategis Singapura di jantung Asia memungkinkan bisnis untuk mengakses pasar kawasan yang berkembang pesat.

Singapura menjadi pelabuhan transit utama di Asia karena terletak di tengah jaringan rute perdagangan dunia dan terhubung ke 600 pelabuhan di lebih dari 120 negara. Hal ini membuat Singapura mampu menawarkan konektivitas perdagangan global tanpa batas kepada perusahaan pelayaran.

Konektivitas luas Singapura ke pasar regional dan global semakin memperkuat posisinya sebagai hub penghubung yang menghubungkan Asia ke dunia, dan dunia ke Asia.

Sekilas Tentang Pelabuhan Singapura


Pelabuhan Singapura berawal sebagai pos perdagangan Inggris yang didirikan pada awal abad ke-19. Kini pelabuhan ini telah berkembang menjadi pusat transhipment global yang sangat sibuk.

Mengapa Singapura menjadi pelabuhan transit utama di Asia

Kesibukan di Pelabuhan Singapura
Sumber: Wikimedia Commons (Lisensi Creative Commons)

Pada tahun 1969, pemerintah Singapura mengambil keputusan untuk membangun terminal peti kemas pertama negara ini di Tanjong Pagar. Hal ini menjadikan Singapura sebagai negara pertama di Asia Tenggara dengan pelabuhan peti kemas.

Kini Pelabuhan Singapura telah berkembang menjadi salah satu yang tersibuk dan paling terhubung di dunia. Setiap tahun, lebih dari 130.000 kapal singgah di Singapura.

Selain menawarkan penanganan kargo yang andal dan efisien, Singapura juga merupakan salah satu pelabuhan bunkering teratas di dunia, mengangkat lebih dari 40 juta ton bunker setiap tahunnya.

Berbagai macam layanan kelautan penting juga tersedia di Pelabuhan Singapura, termasuk pengemudian, penarikan, pasokan air bersih, penggantian awak, pasokan kapal, dan pembuangan lumpur.

Selain menjadi pelabuhan tersibuk di dunia dalam hal pengiriman tonase, Singapura juga merupakan penyulingan petrokimia terbesar ketiga di dunia dan mengoperasikan fasilitas pembuatan kapal dan perbaikan kapal yang paling maju dan efisien secara teknis di Asia Tenggara.

Referensi


  1. Li, Christl (2018). “Connecting to the World: Singapore as a Hub Port” (dalam bahasa Inggris). Civil Service College. Diakses 5 Maret 2021.
  2. Maritime Singapore Strategic Role in the Maritime Industry” (dalam bahasa Inggris). Maritime Singapore. Diakses 5 Maret 2021.

Baca juga yang ini

Tulis unek-unek