Pulau Paling Terpencil di Dunia yang Jauh Kemana-Mana

oleh Gurunakal

Berbicara mengenai pulau termasuk pulau paling terpencil tentunya tidak akan terdengar asing bagi masyarakat Indonesia. Mengapa? Karena kita sendiri hidup di negara kepulauan terbesar di dunia. Kita dapat dengan mudah menemukan pulau di setiap sudut Nusantara.

Saking luasnya negeri kita, bahkan masih banyak pulau terpencil yang masih belum dijangkau manusia. Pulau-pulau yang tidak dihuni tersebut bukan puluhan jumlahnya, tapi sampai ribuan!

Kita baru berbicara di ranah negeri kita. Lalu bagaimana jika berbicara di ranah yang lebih besar yaitu planet Bumi? Perlu kita ketahui ada ratusan ribu pulau di muka Bumi ini. Pulau-pulau tersebut tersebar di setiap bagian Bumi.

Ada yang membentuk kepulauan seperti Indonesia dan negara-negara di Samudera Pasifik. Ada juga pulau-pulau yang menyendiri, terpencil dari keramaian dan hiruk pikuk dunia.

Pulau-pulau yang terisolasi tersebut ada yang dihuni manusia ada yang tidak. Nah, kali ini kita akan membahas sebuah pulau paling terpencil di dunia. Pulau tersebut bernama Tristan da Cunha.

Tristan da Cunha, Pulau Paling Terpencil di Dunia

Pos Kedatangan di Tristan da Cunha

Pos Kedatangan di Tristan da Cunha
Sumber: Lonely Planet

Tristan da Cunha adalah sebuah pulau yang terletak di Samudera Atlantik Selatan. Ada beberapa gugus pulau di sekitar Tristan da Cunha dan dia sendiri merupakan pulau terbesar di sana.

Tristan da Cunha disebut-sebut sebagai pulau paling terpencil yang dihuni oleh manusia. Seperti umumnya pulau-pulau di negeri kita, Tristan da Cunha adalah pulau vulkanis (pulau yang terbentuk dari letusan gunung api).

Lokasi Tristan da Cunha

Peta lokasi Tristan da Cunha
Sumber: www.stampworldhistory.com

Pulau terdekat ke Tristan da Cunha yang juga dihuni manusia berjarak sekitar 2400 km. Pulau tersebut bernama Saint Helena. Tanah benua yang paling dekat ke Tristan da Cunha juga berjarak kurang lebih 2400 km. Tanah tersebut yaitu Afrika Selatan. Sedangkan jarak ke benua Amerika Selatan yaitu sekitar 3360 km.

Sebagai pulau utama di kawasan, Tristan da Cunha memiliki luas sekitar 98 km persegi. Pulau-pulau lainnya di sekitar Tristan da Cunha yaitu pulau Nightingale (pulau terkecil dan tidak berpenghuni), pulau Inaccessible dan pulau Gough.

Kedua pulau terakhir berfungsi sebagai cagar alam dan tidak memiliki penduduk permanen. Kepulauan tersebut memiliki total area sekitar 207 km persegi.

Peta Tristan da Cunha

Peta Tristan da Cunha
Sumber: Wikipedia

Tristan da Cunha memiliki penduduk permanen sekitar 263 orang (sensus Januari 2017). Jumlah tersebut berkurang jika dibandingkan sensus bulan Maret 2016 yang berjumlah sekitar 293 orang.

Semua orang di Tristan da Cunha adalah keturuan daripada 15 orang pertama yang menginjakan kakinya di sana pada tahun 1816 hingga tahun 1908. Ke-15 orang tersebut terdiri dari 8 laki-laki dan 7 perempuan. Seluruh laki-lakinya adalah orang Eropa, sedang perempuan-perempuannya terdiri dari ras campuran dan orang Afrika.

Tristan da Cunha merupakan bagian dari teritori seberang lautan Kerajaan Inggris Raya. Teritori tersebut yaitu ‘Saint Helena, Ascension and Tristan da Cunha’ yang terdiri dari dari Tristan da Cunha itu sendiri serta dua kawasan di sebelah utara pulau yang bernama Saint Helena dan Pulau Ascension yang dekat dengan garis equator.

Sebagai bagian dari Kerajaan Inggris, Tristan da Cunha berada di bawah pemerintahan Ratu Elizabeth II yang diwakili oleh seorang gubernur yang bernama Lisa Phillips. Mata uang yang digunakan masyarakat Tristan da Cunha sama dengan mata uang kerajaan, yaitu Pound Sterling.

Fakta-Fakta Tristan da Cunha

Ibu kota Tristan da Cunha

Pemandangan ibu kota Tristan da Cunha, Edinburgh of the Seven Seas
Sumber: Reddit

  • Ibu kota: Edinburgh of the Seven Seas
  • Bahasa resmi: Inggris
  • Pertama kali dihuni: 1810
  • Total area: 207 km persegi
  • Pulau utama: 98 km persegi
  • Penduduk: 262 jiwa (Januari 2017)
  • Kepadatan: 1,4/km

Bagaimana Cara Menuju ke Tristan da Cunha?

Cara termudah dan tercepat menuju ke Tristan da Cunha adalah dengan kapal laut. Tidak ada penerbangan sama sekali ke sana. Kamu dapat menumpang kapal yang berangkat dari Cape Town, Afrika Selatan yang hanya dapat dilakukan beberapa kali dalam setahun. Jika ingin ke sana maka harus direncanakan matang-matang. Perjalanan ke sana memakan waktu sekitar 5 hingga 6 hari.

Bagi orang Indonesia, sebaiknya jelajahi dulu pulau-pulau di nusantara yang sangat banyak sebelum ingin pergi ke Tristan da Cunha. Menjelajahi negeri sendiri juga membutuhkan waktu yang tidak sedikit loh.

Perlu bertahun-tahun untuk menjelajah seluruh bagian nusatara yang indah dan kaya ini. Ayo bersyukur tinggal di negeri ini dengan menjaga alamnya yang sangat menakjubkan.

Baca juga yang ini

Tulis unek-unek