Sebutkan Perbedaan Fiksi dan Nonfiksi!

oleh Gurunakal

Halo semua, bahasan kali ini membantu menjawab pertanyaan “Sebutkan perbedaan fiksi dan nonfiksi!” Ayo baca bahasan menarik ini sampai tuntas agar pengetahuanmu bertambah luas.


Bagi kalian yang suka belajar sastra, kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan kata fiksi dan nonfiksi. Apa itu fiksi dan apa itu nonfiksi, keduanya seringkali membingungkan orang-orang yang baru belajar sastra. Nah, di sini kita akan membahas pengertian dan perbedaan keduanya.

Apa Itu Fiksi dan Nonfiksi?


Fiksi adalah karya yang dibuat dan berdasarkan imajinasi pengarang. Contoh fiksi adalah drama, puisi, cerita pendek, novel, mitos, legenda, dan dongeng. Sebaliknya, nonfiksi berarti karya yang dibuat berdasarkan fakt dan kejadian nyata. Contoh nonfiksi adalah sejarah, biografi, jurnalisme, dan esai.

Sebutkan perbedaan fiksi dan nonfiksi

Harry Potter, salah satu karya sastra fiksi paling populer di dunia.

Umumnya kita lebih senang ketika membaca tulisan fiksi karena menawarkan sesuatu yang tidak ada atau tidak mungkin terjadi di kehidupan nyata. Ini dibuktikan dengan karya sastra fiksi yang mendominasi daftar buku terlaris sepanjang masa. Dari 10 daftar teratas, 7 di antaranya merupakan novel fiksi anak-anak Harry Potter karya penulis terkenal asal Inggris, J.K. Rowling.

Bagi kamu yang sudah membaca salah satu novel Harry Potter, kamu pasti mengakui kehebatan penulisnya yang mampu menuangkan imajinasinya yang kaya. Kamu seakan-akan dibawa ke dalam dunia sihir Harry Potter yang tidak mungkin ada di kehidupan nyata.

Sayangnya, saat disajikan tulisan nonfiksi, sebagian dari kita mungkin menyodorkannya kembali. Bahkan mungkin ada yang menganggap kalau tulisan nonfiksi membosankan, atau terlalu berat untuk dibaca. Ini bisa terjadi karena gaya tulisannya terlalu formal, sehingga kurang menarik bagi pembaca muda. Meskipun demikian, ada banyak karya sastra nonfiksi yang enak dibaca bahkan oleh remaja.

Apa Perbedaan Fiksi dan Nonfiksi?


Secara umum, fiksi mengacu pada plot, latar, dan karakter yang dibuat dari imajinasi, sedangkan nonfiksi mengacu pada cerita faktual yang berfokus pada peristiwa dan orang yang sebenarnya. Meski keduanya sering bersinggungan, berikut ini adalah beberapa hal yang membedakan antara fiksi dan nonfiksi:

  • Fiksi dibuat berdasarkan imajinasi, sedangkan nonfiksi dibuat berdasarkan fakta.
  • Fiksi bersifat subjektif, sedangkan nonfiksi bersifat objektif.
  • Sudut padang fiksi bisa berbeda-beda, sedangkan nonfiksi menggunakan sudut pandang pengarang / penulis.
  • Karya fiksi ada untuk dinikmati, sedangkan nonfiksi untuk dipelajari.
  • Karya fiksi dibaca secara berurutan, sedangkan nonfiksi dapat dibaca hampir di semua urutan.
  • Fiksi tidak selalu memberi informasi secara langsung kepada pembacanya (harus menyimpulkan / menarik kesimpulan), sedangkan nonfiksi memberi informasi langsung kepada pembacanya.
  • Fiksi menggunakan elemen sastra, seperti plot, latar, tema, pemeranan, sudut pandang, dan konflik. Sementara itu, nonfiksi menggunakan fitur teks seperti daftar isi, bagan, daftar, diagram, dll.

Referensi


  1. Grant, Matt. (2 Juni 2020). “The Difference Between Fiction and Nonfiction (dalam bahasa Inggris).” Book Riot. Diakses 24 April 2021.
  2. The top 100 bestselling books of all time: how does Fifty Shades of Grey compare? (dalam bahasa Inggris).” The Guardian. Diakses 24 April 2021.

Baca juga yang ini

Tulis unek-unek