Sekelompok Orang yang Hidup Berkelana

oleh Gurunakal

Sebutan untuk sekelompok orang yang hidup berkelana adalah nomad atau nomaden. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, kata nomad diartikan sebagai kelompok orang yang tidak mempunyai tempat tinggal tetap, berkelana dari satu tempat ke tempat lain, biasanya pindah pada musim tertentu ke tempat tertentu sesuai dengan keperluan kelompok itu.

Sekelompok Orang yang Hidup Berkelana

Sumber: Wikimedia Commons (Lisensi Creative Commons)

Tentunya ada alasan-alasan dibalik kehidupan nomaden yang dijalani sekelompok orang. Sebagai contoh, manusia purba menjalani kehidupan nomaden saat mereka berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari makanan dan air. Mereka melakukan ini karena hewan yang menjadi sumber makanan mereka pindah ke tempat yang jauh. Manusia purba juga tergerak untuk melindungi diri atau melarikan diri dari kondisi iklim yang keras.

Saat ini kebiasaan tradisional nomaden memang telah berkurang, terutama di negara-negara yang telah mengalami industrialisasi. Namun, kebiasaan tradisional nomaden masih bisa disaksikan di beberapa wilayah di dunia, seperti di panasnya Gurun Sahara di Afrika, luasnya hamparan pada rumput di Mongolia, dan tebalnya salju di Skandinavia utara. Berikut adalah beberapa komunitas nomaden yang masih ada sekarang.

1. Suku Kochi, Afghanistan

Suku Kochi yang tinggal di Afghanistan selatan dan timur adalah salah satu komunitas yang masih menjalani hidup nomaden. Mereka menggembala domba, kambing, dan unta untuk membangun kehidupan mereka. Mereka memelihara hewan-hewan tersebut dan menukar daging, wol, dan produk susu mereka dengan makanan penting lainnya.

Tidak semua orang Kochi hidup nomaden secara murni. Beberapa di antara mereka adalah semi-nomaden, bermigrasi musiman untuk membiarkan hewan mereka merumput saat iklim mendukung. Lalu ada kelompok pedagang nomaden, menukar daging, susu, dan serat dari hewan komunitas mereka dengan biji-bijian dan sayuran, dan kembali ke kampung halaman.

2. Suku Badui, Timur Tengah

Suku Badui adalah komunitas semi-nomaden di gurun Timur Tengah yang masih mempertahan budaya dan cara hidup mengembara. Pada musim dingin yang disertai hujan, mereka pindah ke gurun pasir, sedangkan pada musim panas, mereka kembali ke lahan pertanian.

Di Yordania, ada beberapa operator tur menawarkan wisatawan kesempatan untuk menghabiskan beberapa hari dengan orang-orang dari Suku Badui. Mereka bisa tidur di tenda tradisional mereka hingga menjelajah gurun yang menakjubkan dengan unta atau kuda.

3. Suku Sami, Sápmi, Arktik

Suku Sami adalah penduduk asli Finno-Ugrik yang tinggal di wilayah Sápmi di Arktik yang saat ini mencakup ujung utara Norwegia, Swedia, Finlandia, dan Semenanjung Kola di Rusia. Mereka utamanya menggembala rusa, namun mereka juga melakukan penangkapan ikan, kerajinan hingga pariwisata.

Referensi


  1. Arti Kata Nomaden”. KBBI Daring. Diakses 6 Februari 2021.
  2. Early humans lead a nomadic life. Explain”. Topper Learning. Diakses 6 Februari 2021.
  3. Kijauskaite, Diana. “5 Nomadic Tribes That Still Exist” (dalam bahasa Inggris). abstract stylist. Diakses 6 Februari 2021.
  4. Nomaden”. Wikipedia. Diakses 6 Februari 2021.
  5. Orlando, Angela (2019). “7 Nomadic Communities That Still Exist Today” (dalam bahasa Inggris). Matador Network. Diakses 6 Februari 2021.
  6. Suku Sami”. Wikipedia. Diakses 6 Februari 2021.

Baca juga yang ini

Tulis unek-unek