Sumber Energi Terbesar di Bumi Adalah?

oleh Gurunakal

Halo semuanya, bahasan kali ini membantu menjawab pertanyaan “Sumber energi terbesar di Bumi adalah?” Ayo baca seluruh isi bahasan ini untuk memperluas wawasanmu.


Bumi tempat tinggal kita adalah planet yang makmur. Bumi menyimpan banyak kekayaan alam dan energi untuk keberlangsungan hidup makhluk yang tinggal di atasnya.

Apa Itu Energi?


Para ilmuan mendefinisikan energi sebagai kemampuan untuk melakukan pekerjaan. Manusia telah belajar bagaimana mengubah energi dari satu bentuk ke bentuk lain dan kemudian menggunakannya untuk melakukan pekerjaan.

Sumber energi terbesar di Bumi adalah

Sumber: Wikimedia Commons (Lisensi Creative Commons)

Ada banyak bentuk energi, termasuk panas, cahaya, gerakan, listrik, bahan kimia, dan gravitasi. Bentuk energi ini dapat dikelompokkan menjadi dua jenis energi umum untuk melakukan pekerjaan, yaitu energi potensial atau tersimpan dan energi kinetik atau kerja.

Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Misalnya, makanan yang dimakan seseorang mengandung energi kimiawi, dan tubuh seseorang menyimpan energi ini hingga ia menggunakannya sebagai energi kinetik selama bekerja atau bermain.

Energi kimia yang tersimpan dalam batu bara atau gas alam dan energi kinetik air yang mengalir di sungai dapat diubah menjadi energi listrik, yang selanjutnya dapat diubah menjadi cahaya dan panas.

Sumber Energi


Menurut sumbernya, energi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu energi terbarukan dan energi tidak terbarukan. Sumber energi terbarukan berarti sumber energi yang dapat diperbarui atau ‘diisi ulang’ dengan mudah. Sebaliknya sumber energi tidak terbarukan adalah sumber energi yang tidak dapat dengan mudah diperbarui.

Sumber energi terbarukan dan tidak terbarukan dapat digunakan sebagai sumber energi primer untuk menghasilkan energi yang bermanfaat seperti panas, atau dapat digunakan untuk menghasilkan sumber energi sekunder seperti listrik dan hidrogen.

Di banyak negara di dunia, umumnya sumber energi yang banyak dipergunakan untuk melakukan pekerjaan adalah sumber energi tidak terbarukan. Salah satu contoh yang sering kita saksikan setiap harinya adalah minyak bumi yang telah diolah menjadi bentuk siap pakai untuk mendayai kendaraan bermotor.

Selain minyak bumi, sumber energi tidak terbarukan lain yang banyak digunakan adalah cairan gas hidrokarbon, gas alam, batu bara, dan energi nuklir. Mereka disebut sumber energi tidak terbarukan karena persediaannya terbatas pada jumlah yang dapat kita tambang atau ekstrak dari Bumi.

Batubara, gas alam, dan minyak bumi terbentuk selama ribuan tahun dari sisa-sisa terkubur tumbuhan dan hewan laut purba yang hidup jutaan tahun lalu. Itu sebabnya kita juga menyebut sumber energi itu sebagai bahan bakar fosil. Karena persediaan sumber energi ini sudah mulai menipis, manusia mulai beralih untuk menggunakan energi terbarukan.

Terdapat lima sumber utama energi terbarukan, yaitu energi matahari dari matahari, energi panas bumi dari panas di dalam Bumi, energi angin dari angin yang berhembus di Bumi, biomassa dari tumbuhan, dan tenaga air atau hydropower dari air yang mengalir. Mereka disebut energi terbarukan karena mereka ‘diisi ulang’ secara alami. Hari demi hari, matahari bersinar, tanaman tumbuh, angin bertiup, dan sungai mengalir.

Sumber Energi Terbesar di Bumi


Banyak yang beranggapan kalau sumber energi terbesar di Bumi adalah matahari. Mengapa demikian? Mari kita mulai dengan tumbuhan.

Tumbuhan adalah produsen utama di planet kita. Banyak jenis tumbuhan yang menghasilkan sumber makanan untuk manusia dan makhluk hidup lainnya. Bagaimana hal itu bermula?

Tumbuhan berfotosintesis menggunakan energi matahari. Mereka membentuk dasar rantai makanan sehingga menyediakan energi untuk semua bentuk kehidupan yang lebih tinggi.

Sementara itu, radiasi matahari mengatur cuaca dan menyediakan lingkungan yang layak huni bagi semua makhluk hidup. Ini juga bertanggung jawab atas siklus air. Inilah mengapa matahari disebut sebagai sumber energi terbesar di Bumi.

Penggunaan Energi Matahari


Saat ini kita memang masih sangat bergantung pada sumber energi tidak terbarukan. Selain persediaannya sudah menipis, energi yang dihasilkannya juga mengakibatkan polusi yang berdampak buruk pada lingkungan.

Energi matahari adalah salah satu opsi pengganti terbaik sebagai sumber energi terbarukan yang bersih. Meskipun penggunaan energi matahari saat ini masih terbatas (kurang dari dua persen energi dunia berasal dari matahari pada tahun 2018), namun diprediksi kalau masa depan energi matahari ini cerah.

Tentu ada banyak manfaat daripada menggunakan energi matahari. Manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh manusia, namun juga oleh lingkungan sekitar. Sebagai contoh, energi matahari tidak menghasilkan gas rumah kaca dan tidak mencemari air, sehingga dampak negatif terhadap lingkungan kemungkinan sangat kecil.

Selain tidak berdampak buruk terhadap lingkungan, manfaat lain menggunakan sumber energi terbarukan seperti energi matahari antara lain mengurangi biaya tagihan energi, mudah diaplikasikan di mana saja, membuka lapangan kerja baru, dan lain sebagainya.

Referensi


  1. 7 Benefits of Using Solar Energy” (dalam bahasa Inggris). GreenMatch.co.uk. Diakses 5 Februari 2021.
  2. Kerr, Emily (21 Maret 2019). “The Future of Solar is Bright” (dalam bahasa Inggris). sitn.hms.harvard.edu. Diakses 10 November 2020.
  3. What is energy?” (dalam bahasa Inggris). U.S. Energy Information Administration. Diakses 10 November 2020.

Baca juga yang ini

Tulis unek-unek