Taman Laut di Sulawesi Utara yang Menakjubkan

oleh Gurunakal

Nama taman laut di Sulawesi Utara adalah Taman Nasional Bunaken. Taman laut yang sangat indah dan menakjubkan ini letaknya berada pada Segitiga Terumbu Karang yang mana merupakan habitat dari 390 spesies terumbu karang serta juga bermacam-macam spesies ikan.

Taman Laut di Sulawesi Utara

Sebuah pemandangan bawah laut di Taman Nasional Bunaken
Sumber: Wikimedia Commons (Lisensi Creative Commons)

Taman Nasional Bunaken merupakan taman laut pertama di Indonesia yang didirikan pada tahun 1991. Taman ini berjarak sekitar 24,3 km dari Kota Manado, ibu kota Provinsi Sulawesi Utara. Dengan demikian, akses menuju tempat wisata laut ini bisa dibilang cukup mudah.

Kawasan Taman Nasional Bunaken


Kawasan Taman Nasional Bunaken meliputi wilayah seluas 890,65 km persegi. Sekitar 97% dari taman nasional laut ini merupakan habitat laut, sedangkan sisanya berupa dataran yang meliputi meliputi lima pulau, yaitu Bunaken, Manado Tua, Mantehage, Naen dan Siladen.

Terdapat banyak tempat populer di Taman Nasional Bunaken. Tiga di antaranya adalah Lekuan 1, Lekuan 2, dan Lekuan 3. Nama ketiga tempat ini disebutkan terilhami oleh bentuk ngare atau tubir/tebing yang berbelok-belok dan membentuk lekukan-lekukan ke arah pantai.

Di Lekuan 1, Lekuan 2, dan Lekuan 3 yang di dalamnya terdapat gua-gua, kita bisa menyaksikan keindahan terumbu karang dan ikan hias yang berwarna-warni. Semuanya tak dapat dilihat dengan jelas dari permukaan, kecuali menyelam ke dalam dasar lautnya.

Kita juga dapat menyaksikan aneka warna terumbu karang dan birunya laut berbaur membentuk panorama yang mengasyikan di Mandolin Point, Cela-Cela, Alung Banua, Pangalisang, Bunaken Tengah, Bunaken Timur, Raymond Point, Sachiko Point, Ron’s Point, Mike Point, dan Fukui Point tempat di mana bia kima raksasa berada.

Bunaken dan Kehidupan Bawah Lautnya


Taman Laut Bunaken tidak hanya dikenal oleh wisatawan domestik saja. Namun, karena keindahan dan kekayaan yang dimilikinya, taman laut ini sudah kesohor di dunia internasional.

Dikelilingi oleh lautan tropis yang memuat spesies laut terbesar di dunia, formasi dan variasi struktur flora dan biota laut Taman Nasional Bunaken menjadikannya sangat terkenal dan telah mendapatkan reputasi internasional untuk penyelaman kelas dunia.

Kelebihan lain yang dimiliki oleh taman laut di Sulawesi Utara ini adalah kejernihan airnya yang tidak tergantung musim. Ini menjadikan taman laut ini dapat diselami kapan saja, selama kondisi cuaca mendukung.

Bahkan di Bunaken ada tempat khusus untuk penyelaman malam hari, di mana penyelam dapat melihat ikan-ikan berwarna terang yang membawa nuansa khusus bagi penyelam ketika melihat ikan-ikan muncul dari tempat gelap.

Terumbu karang dari berbagai bentuk dan aneka warna-warni ikan hias merupakan daya tarik utama Taman Nasional Bunaken, begitu kata Prof. Dr. Drs. Emil Salim, M.A, Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup Indonesia ke-1.

Terumbu karang di Taman Nasional Bunaken


Terumbu karang di Taman Nasional Bunaken terdiri dari terumbu karang tepian (fringing reff), terumbu karang lepas (patch reff), dan terumbu karang penghalang (barrier reff).

Tipe terumbu karang tepian (fringing reff) terdiri dari dataran terumbu (reff flat) yang dangkal, puncak terumbu dan lereng terumbu, yang bersatu dengan daratan dan tidak dipisahkan oleh gobah dengan luas sekitar 531,4 hektar.

Ekosistem terumbu karang, terutama yang tersusun dari berbagai jenis karang batu (hermatipik), dan aneka ragam warna-warni ikan hias menempati koloni karang Stylophora, dan biota lautnya merupakan yang terunik di dunia.

Referensi


  1. 8 Taman Nasional di Pulau Sulawesi”. Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi & Maluku (P3E Suma). Diakses 5 Februari 2021.
  2. Mengenal Bunaken dan Kehidupan Bawah Lautnya”. Pemerintah Kota Manado, manadokota.go.id. Diakses 5 Februari 2021.
  3. Taman Nasional Bunaken”. Wikipedia. Diakses 5 Februari 2021.

Baca juga yang ini

Tulis unek-unek